Pesawat Lion Air Jatuh
  • sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • 0812 9595 7914 (Mr. Parmin)

Pesawat Lion Air Jatuh Diduga Karena Cuaca Buruk

Selasa, 9 Juni 2026

Pesawat terbang milik maskapai nasional, Lion Air jatuh di laut sekitar bibir pantai landasan ujung barat Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Pesawat yang jatuh tersebut diduga karena cuaca Bali yang tidak bersahabat sehingga pesawat gagal mendarat pada landasan tersebut.


Badan pesawat Lion Air tersebut bengkok menjadi dua bagian yaitu ekor dan badan pesawat. Seluruh penumpang dikabarkan selamat tidak ada yang meninggal dunia. Pesawat tersebut baru beroperasi sekitar 2 bulan sehingga pesawat dalam keadaan layak terbang.


Sebelum jatuh, pesawat Lion Air sempat menerobos awan hitam. Rendi, salah satu penumpang pesawat tersebut mengungkapkan bahwa Insiden tabrakan tersebut terjadi kira-kira lima menit sebelum mandarat. Ia bersama istri duduk di 20E dan 20F yang posisinya persis sejajar dengan sayap pesawat.


“Tiba-tiba pesawat menerobos awan hitam, tapi tidak tebal,” jelasnya, Sabtu (13/4/2013).


Tidak hanya itu, salah satu penumpang yang bernama Artami dan suaminya Untung Susanto juga mengabulkan perkataan tersebut. “Kejadian itu mendadak. Beberapa menit sebelum jatuh ada hujan dan awan di atas,” pungkas Artami.


Sekitar pukul 15.37 Wita, cuaca hujan memang sangat deras dan berkabut. Pesawat yang membawa 172 penumpang tersebut landing di laut karena akibat dari cuaca buruk.


Jika dugaan itu memang benar, keadaan cuaca yang menjadi informasi yang sangat penting bagi industri penerbangan harus dapat diukur atau dimonitoring setiap waktunya. Curah hujan, suhu, kelembaban dan faktor cuaca lainnya biasanya dapat diukur dengan instrument weather station yang canggih dan akurat.


Sumber : ngomel.com – ahmad handayani (edit-red)




Produk Terkait dengan artikel Pesawat Lion Air Jatuh Diduga Karena Cuaca Buruk


 


NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji