MRT di Jakarta
  • sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • 0812 9595 7914 (Mr. Parmin)

Pembangunan MRT Jakarta Selesai Tahun 2017

Selasa, 9 Juni 2026

Mass Rapid Transit ( MRT ) merupakan moda transportasi yang diharapkan dapat mengatasi kemacetan di Jakarta yang semakin padat dengan kendaraan bermotor yang terus tumbuh, namun tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan di Jakarta.


Setelah melaksanakan launching program MRT, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) memperkirakan pembangunan Mass Rapid Transit ( MRT ) fase I dengan rute Lebak Bulus-Budaran Hotel Indonesia (HI) akan selesai pada 2017. "Semuanya sudah siap, pemenang tender sudah ada. Kita ingin pekerjaan di lapangan segera di lapangan segera dimulai. Kalau memang cepat, pembangunan MRT bisa selesai kira-kita tahun 2017," kata Jokowi dalam acara 'soft launching' proyek MRT fase I di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (2/5).


Selanjutnya pembangunan fisik sarana transportasi massal tersebut diserahkan sepenuhnya kepada PT MRT Jakarta dan para pemenang tender. "Mengenai pengerjaan fisiknya, itu kita serahkan kepada PT MRT Jakarta. Bisa dimulai hari ini juga atau besok, itu urusan mereka (PT MRT Jakarta). Yang penting, kita minta agar secepatnya pengerjaan fisik dimulai," ujar Jokowi. Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami menuturkan dengan dilakukannya 'soft launching', maka pembangunan MRT sudah dimulai.


“Dengan dicanangkannya proyek MRT hari ini, berarti pembangunan MRT juga dimulai pada hari ini, argonya pun juga sudah berjalan. Jadi, secepatnya kita kerjakan," ujar Boestami. Setelah 'soft launching', Boestami mengungkapkan tahap selanjutnya adalah merampungkan segala kontrak dengan para pemenang tender. Kemudian, menentukan Detail Engineering Design (DED) yang turut melibatkan pihak Japan International Cooperation Agency (JICA).


"Kalau semua pihak sudah setuju dengan DED yang ada, maka selanjutnya kita harus membayar sejumlah uang muka kepada pihak JICA. Setelah itu, baru konstruksi fisik bisa kita lakukan," kata Boestami. Pembangunan MRT fase I dibagi menjadi delapan paket konstruksi sipil.


Rinciannya, tiga konstruksi sipil bawah tanah (underground), tiga konstruksi sipil layang (elevated) dan dua paket pengadaan sistem dan rolling stock (pengadaan kereta). Dari delapan paket tersebut, enam paket sudah dilakukan lelang tender terlebih dahulu, yakni tiga paket bawah tanah dan tiga paket layang. Menurut Boestami, konstruksi sipil MRT bawah tanah dikerjakan terlebih dahulu karena waktu pembangunannya lebih lama dibandingkan dengan konstruksi layang.


Tentunya konstruksi sipil tersebut harus melewati beberapa pengujian mulai dari pengujian kepadatan dan daya dukung tanah yang dapat dilakukan dengan instrument Soil Bearing Tester TMR-DW Pro untuk konstruksi pembangunan underground MRT.


Selain itu, kekuatan material yang digunakan harus mendapatkan material standar agar material tersebut tidak mudah rusak dan tidak menyebabkan mudah roboh. Dengan concrete testing gauge untuk kekuatan beton dan instrument lainnya dapat membantu untuk mendapatkan nilai standar material untuk pembangunan MRT.


Dari hasil lelang tiga paket underground itu, terpilih dua konsorsium dari total tujuh konsorsium gabungan perusahaan Jepang dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengikuti lelang tender Dua konsorsium yang menjadi pemenang tender untuk tiga paket MRT bawah tanah (underground) itu, antara lain Shimizu-Obayashi-Wijaya Karya-Jaya Construction Joint Venture untuk dua paket.


Sementara itu, Sumitomo Mitsui Construction Company (SMCC)-Hutama Karya Joint Operation untuk satu paket. Boestami menambahkan total pinjaman yang disetujui oleh JICA untuk pembangunan MRT fase I adalah sebesar 125 miliar yen. Sedangkan untuk paket underground membutuhkan dana kira-kira sebesar Rp3,6 triliun.


Total panjang lintasan untuk MRT fase I dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI adalah 15,7 kilometer, dengan rincian 5,9 kilometer untuk jalur bawah tanah dan 9,8 kilometer jalur layang.


Sumber : http:// www . shnews . co/detile- 18852-pembangunan-mrt-fase-i-selesai-2017.html - edit (red)




Produk Terkait dengan artikel Pembangunan MRT Jakarta Selesai Tahun 2017


 


NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji