• Local Phone

    021 8690 6777

    021 8690 6771

    021 9529 3259

  • GSM Celuller

    0816 1740 8927

    0812 8006 9024

    0817 6700 726

  • Customer Care

    0815 1777 2387

  • Email

    sales@alatuji.com

    BlackBerry Pin: 2856BC08

     

  • Sales

 

SERVICE & SUPPORT

 

TESTIMONIALS

 
Customer
 
 
 
WDW Series
Rubber Testing
Universal Testing Machine
Xbanner 3
Xbanner 2
Xbanner 1
Banner Dealer2
Home>>  Article>>  Pemanasan Global dan Curah Hujan Tinggi di Indonesia

Pemanasan Global dan Curah Hujan Tinggi di Indonesia

17 June 2013 01:34


Hari Rabu, 5 Juni 2013 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) memperkirakan beberapa wilayah di Indonesia berpotensi terjadi hujan dengan intensitas di atas normal. Curah hujan tinggi ini akan terjadi hingga akhir bulan Agustus 2013.


"Potensi penyimpangan tersebut meliputi daerah Jawa, Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara dan Maluku. Sementara untuk Sumatera dan Kalimantan masih normal," kata Kepala BMKG, Sri Woro Harijono.


Penyebab terjadinya curah hujan tinggi ini karena anomali suhu permukaan laut di wilayah perairan Indonesia lebih tinggi. Suhu normal yang biasa berkisar 28,5-29,5 celcius, meningkat antara +0,5 hingga +2,0 celcius.


"Selain itu, Angin dari timur yang biasanya dominan pada kemarau jadi lemah dan diterpa angin barat, sehingga membuat adanya peningkatan hujan yang signifikan," sambung Sri Woro.


Curah hujan tinggi memerlukan instrumen weather station untuk mendapatkan hasil pengukuran curah hujan dalam kurun waktu tertentu. Faktor tinggi rendahnya curah hujan dalam kurun waktu tersebut akan menjadi acuan untuk menentukan lamanya waktu prakiraan cuaca secara berkesinambungan.


Selain itu kecepatan angin menjadi faktor lainnya yang menjadi sangat penting untuk mengetahui kondisi lingkungan tertentu. Kecepatan angin tersebut juga dapat diukur dengan instrumen weather station.


Namun meskipun terjadi hujan, suhu udara tetap akan naik dan temperatur terasa lebih panas. Keadaan seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia, beberapa negara lain juga akan mengalami hal yang sama. "Semua disebabkan pemanasan global yang terjadi di bumi yang memunculkan tekanan rendah dan menyebabkan penumpukan masa uap air sehingga curah hujan meningkat," katanya lagi


Curah hujan tinggi dan suhu yang tidak tetap dapat mengganggu seluruh aktivitas masyarakat di Indonesia. Mulai dari bidang agraris, perkebunan dan persawahan akan merasakan kerugian besar. Curah hujan tinggi menyebabkan para petani di berbagai wilayah Indonesia menjadi gulung tikar akibat tanaman yang mereka tanam busuk dan tidak dapat dijual.


Seharusnya pembinaan dalam bidang agraris, harus memperhatikan dan memberikan bimbingan dalam hal faktor cuaca dan kondisi lingkungan untuk para petani di Indonesia. Curah hujan yang diukur dengan weather station, suhu lingkungan, kelembaban wilayah dan berbagai faktor cuaca lainnya dapat diberi pembinaaan kepada para petani.


Jika panen busuk secara terus menerus, hal ini akan berdampak perekonomian di Indonesia. Harga bahan pangan akan terus merangkak naik dan akan memberatkan rakyat di Indonesia. Petani akan terus merugi dan tidak mau bercocok tanam kembali.


Sumber : http:// nasional . news . viva . co.id/ news/ read / 418622-bmkg--pemanasan-global--curah-hujan-tinggi-hingga-agustus (edit/red)




Produk Terkait dengan artikel Pemanasan Global dan Curah Hujan Tinggi di Indonesia