• Local Phone

    021 8690 6777

    021 8690 6771

    021 9529 3259

  • GSM Celuller

    0816 1740 8927

    0812 8006 9024

    0817 6700 726

  • Customer Care

    0816 1740 8925

  • Email

    sales@alatuji.com

    BlackBerry Pin: 2856BC08

     

  • Sales


Pemanasan Global dan Curah Hujan Tinggi di Indonesia

Senin, 3 Agustus 2015

Hari Rabu, 5 Juni 2013 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) memperkirakan beberapa wilayah di Indonesia berpotensi terjadi hujan dengan intensitas di atas normal. Curah hujan tinggi ini akan terjadi hingga akhir bulan Agustus 2013.


"Potensi penyimpangan tersebut meliputi daerah Jawa, Sulawesi Selatan, Bali, Nusa Tenggara dan Maluku. Sementara untuk Sumatera dan Kalimantan masih normal," kata Kepala BMKG, Sri Woro Harijono.


Penyebab terjadinya curah hujan tinggi ini karena anomali suhu permukaan laut di wilayah perairan Indonesia lebih tinggi. Suhu normal yang biasa berkisar 28,5-29,5 celcius, meningkat antara +0,5 hingga +2,0 celcius.


"Selain itu, Angin dari timur yang biasanya dominan pada kemarau jadi lemah dan diterpa angin barat, sehingga membuat adanya peningkatan hujan yang signifikan," sambung Sri Woro.


Curah hujan tinggi memerlukan instrumen weather station untuk mendapatkan hasil pengukuran curah hujan dalam kurun waktu tertentu. Faktor tinggi rendahnya curah hujan dalam kurun waktu tersebut akan menjadi acuan untuk menentukan lamanya waktu prakiraan cuaca secara berkesinambungan.


Selain itu kecepatan angin menjadi faktor lainnya yang menjadi sangat penting untuk mengetahui kondisi lingkungan tertentu. Kecepatan angin tersebut juga dapat diukur dengan instrumen weather station.


Namun meskipun terjadi hujan, suhu udara tetap akan naik dan temperatur terasa lebih panas. Keadaan seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia, beberapa negara lain juga akan mengalami hal yang sama. "Semua disebabkan pemanasan global yang terjadi di bumi yang memunculkan tekanan rendah dan menyebabkan penumpukan masa uap air sehingga curah hujan meningkat," katanya lagi


Curah hujan tinggi dan suhu yang tidak tetap dapat mengganggu seluruh aktivitas masyarakat di Indonesia. Mulai dari bidang agraris, perkebunan dan persawahan akan merasakan kerugian besar. Curah hujan tinggi menyebabkan para petani di berbagai wilayah Indonesia menjadi gulung tikar akibat tanaman yang mereka tanam busuk dan tidak dapat dijual.


Seharusnya pembinaan dalam bidang agraris, harus memperhatikan dan memberikan bimbingan dalam hal faktor cuaca dan kondisi lingkungan untuk para petani di Indonesia. Curah hujan yang diukur dengan weather station, suhu lingkungan, kelembaban wilayah dan berbagai faktor cuaca lainnya dapat diberi pembinaaan kepada para petani.


Jika panen busuk secara terus menerus, hal ini akan berdampak perekonomian di Indonesia. Harga bahan pangan akan terus merangkak naik dan akan memberatkan rakyat di Indonesia. Petani akan terus merugi dan tidak mau bercocok tanam kembali.


Sumber : http:// nasional . news . viva . co.id/ news/ read / 418622-bmkg--pemanasan-global--curah-hujan-tinggi-hingga-agustus (edit/red)



NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Warga yang kebanyakan berada di dalam rumah berhamburan keluar ketika mendengar suara gemuruh angin yang sesekali diselingi petir menyambar.Selain rumah, dua warga mengalami luka berat. Satu orang luka ringan. Fidi yang mengalami luka berat tertimpa atap rumah ketika menyelamatkan adiknya tertimpa genting.Untuk sementara warga yang rumahnya tidak bisa ditempati karena terjangan angin puting beliung, terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Hingga saat ini warga masih menunggu uluran tangan pemerintah setempat, guna memberikan bantuan terutama untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak. Sementara itu paska terjangan angin puting beliung di Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah warga dibantu aparat kepolisian dan TNI membersihkan bongkahan rumah yang ambruk, kemarin sore. Data yang tercatat pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, jumlah rumah yang rusak bertambah menjadi 236 unit. Warga di Kecamatan Rajapolah dan Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya, berupaya bangkit setelah angin puting beliung memporak porandakan tempat tinggalnya. Puluhan warga dibantu aparat kepolisian dan TNI membereskan bongkahan tembok yang roboh akibat terjangan angin puting beliung. Petugas terpaksa menggunakan gergaji mesin untuk memotong pohon yang tumbang dan menimpa rumah. Korban yang rumahnya ambruk kebingungan untuk membangun kembali tempat tinggalnya, karena terbentur biaya besar. Menurut Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya Kundang Sodikin, jauh hari sebelum kejadian pihaknya telah menyarankan kepada warga agar menebang pohon yang menjulang tinggi. Pasalnya memasuki penghujung bulan Desember diperkirakan akan terjadi hujan deras disertai angin kencang.

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
 
Logo MetalDetectorIndonesia.Com Customer