Secara kualitatif, kata suhu dapat kita artikan sebagai sensasi dingin atau hangatnya sebuah benda yang dirasakan ketika menyentuhnya. Secara kuantitatif, kita dapat mengetahuinya dengan menggunakan alat ukur suhu yang dapat diukur dengan menggunakan termometer yang berisi air raksa atau alcohol, atau untuk mengukur suatu kelembaban data dapat menggunakan temperature tester yaitu temperature data loggers
Suhu menunjukkan tingkat kelembaban dan keringnya suatu ruangan atau panasnya suatu benda. Semakin tinggi suhu suatu benda, semakin panas benda tersebut. Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Setiap atom dalam suatu benda masing-masing bergerak, baik itu dalam bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat berupa getaran. Makin tingginya energi atom-atom penyusun benda, makin tinggi suhu benda tersebut. Microlite atau alat uji pengukur suhu digunakan untuk mengukur dan melogger kondisi lingkungan seperti temperatur (suhu) dan biasanya di pakai untuk kepentingan pemantauan temperatur dan kelembaban ruang dalam suatu proses industri.
Seperti yang telah di jelaskan Suhu juga biasa disebut temperature, yang diukur dengan alat ukur suhu termometer. Empat macam termometer yang paling dikenal adalah Celsius, Reumur, Fahrenheit dan Kelvin.
Microlite atau alat ukur suhu dan temperature menggunakan sensor berteknologi digital, sangat presisi dalam me loggers data untuk mengukur kelembaban ruangan.
Suhu dan alat ukur suhu sangat erat kaitannya dengan data loggers / data logger yang merupakan suatu perangkat yang sangat penting dalam dunia industri untuk mengetahui data kelembaban ruangan yang tentunya berpengaruh pada kualitas dan standar produksi nantinya.
Tahukah Anda bahwa Suhu paling dingin di bumi pernah dicatat di Stasiun Vostok, Antarktika pada 21 Juli 1983 dengan suhu -89,2 °C. (id.wikipedia.org)


.jpg)



