• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6771
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914
  • 0813 1066 1358
    0812 9595 7914
    0813 8742 8586

Katulampa Sebagai Patokan Banjir Di Jakarta

Rabu, 23 Mei 2018

Banjir sudah menjadi langganan bagi Jakarta di setiap tahun dan kondisi Bendung Katulampa Bogor menjadi salah satu indikator ancaman banjir di ibu kota. Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan bahwa perjalanan banjir berangkat dari hulu ke hilir.

 

“Sungai Ciliwung itu berhulu di Bendung Katulampa, Bogor, yang setiap tahun menyebabkan banjir Jakarta, maka dalam sistem peringatan dini banjir di pasang peilschall (alat pengukur tinggi muka air sungai) dan alat itu di pasang di Katulampa, Depok dan Manggarai,” ujar Sutopo saat dihubungi melalui pesan pendek, Selasa, 6 Februari 2018.

 

Dalam ilmu banjir atau hidrologi, tambahnya, untuk mengantisipasi banjir ada istilah yang disebut dengan flood routing (penelusuran banjir), sehingga bisa diketahui berapa lama perjalanan banjir dari hulu (Bogor) hingga hilir (Jakarta).

 

Waktu perjalanan banjir dari hulu Sungai Ciliwung (Katulampa) ke Depok adalah sekitar 5-6 jam, sedangkan dari Depok ke Manggarai 4-5 jam. Dengan perhitungan tersebut, kata Sutopo, maka bisa dilakukan antisipasi.

 

“Saat debit air di Katulampa mengalami kenaikan, misalnya siaga 1, maka masyarakat sekitar Ciliwung di Jakarta memiliki kesempatan 9-11 jam untuk melakukan evakuasi atau mengantisipasi datangnya banjir,” kata dia. “Dan sistem peringatan dini banjir Jakarta mampu menyampaikan hal tersebut secara cepat ke publik.”

 

Bendung Katulampa pada Senin pagi, 5 Februari, berstatus siaga 1. Pada saat itu muka air di Sungai Ciliwung mencapai 220 sentimeter. Banjir kemudian melanda beberapa lokasi di Jakarta.

 

Itu yang menjadi alasan kenapa Bendung Katulampa sebagai patokan banjir Jakarta, ditambah lagi tingkat curah hujan yang naik. Namun, Sutopo berujar bahwa perhitungan itu merupakan hasil penelitian yang lama.

 

Juru kunci Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan Katulampa dijadikan sebagai patokan banjir Jakarta karena Katulampa merupakan hulu dari sungai Ciliwung.

 

“Ya, Katulampa di Bogor itu hulunya Ciliwung dan dataran tinggi, jadi air mengalir dari hulu ke hilir di Jakarta. Ketika Katulampa penuh otomatis mengalir ke Jakarta,” ujar Andi.

sumber : tekno.co

 

berbicara mengenai banjir, curah hujan yang tinggi khususnya dimusim hujan kerap membuat warga wilayah DKI Jakarta menjadi cemas. Pasalnya curah hujan yang tinggi sering kali mendatangkan tamu banjir ke daerah jakarta dan sekitarnya. Namun, tingginya curah hujan dapat diperkirakan dengan alat yang berfungsi mengukur curah hujan atau bisa disebut dengan weather station




Produk Terkait dengan artikel Katulampa Sebagai Patokan Banjir Di Jakarta


 


NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)