Rangka Baja Roboh
  • sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • 0812 9595 7914 (Mr. Parmin)

Rangka Baja Roboh Menimpa Enam Orang

Selasa, 9 Juni 2026

Suku Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan Jakarta Utara menyatakan telah melayangkan tiga surat peringatan kepada pemilik bangunan di Jalan Kapuk Raya 40A di Jakarta Utara. Surat tersebut dilayangkan selama Juli 2012, tiga bulan sebelum bangunan roboh dan menimpa enam pekerja, Minggu (14/10/2012).

 

Kepala Suku Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Jakarta Utara Bambang Sudjimanto melalui Kepala Seksi Humas Pemerintah Jakarta Utara Rachmat Mulyadi, Senin (15/10/2012), mengatakan, bangunan tersebut belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

 

Surat pertama, yakni Surat Perintah Penghentian Pekerjaan Pembangunan (SP4) yang dilayangkan Suku Dinas P2B Jakarta Utara pada 20 Juli 2012. Kedua, surat peringatan (SP) pada 25 Juli 2012. Ketiga, Surat Perintah Bongkar (SPB) pada 30 Juli 2012. Bangunan itu tidak memiliki IMB sehingga Dinas P2B DKI Jakarta menertibkannya pada 24 September 2012.

 

Akan tetapi, pemilik meneruskan pembangunannya. Minggu pagi lalu, bangunan roboh dan menimpa enam orang. Salah seorang di antaranya, Kamal (16), warga Desa Bendungan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tewas. Sementara lima orang lainnya, yakni Yayat (24), Didi (26), Musfikon (40), Turyono (40), dan M Hayub (30) mengalami luka-luka.

 

Hari itu mereka seharusnya mulai mengecor lantai dua. Namun, rangka baja dan bata ringan yang terpasang tiba-tiba ambruk. Para korban tertimpa baja, bata ringan, bambu, pasir, dan sejumlah material yang diletakkan di lantai tersebut. "Pemerintah daerah akan bertemu dengan pemilik bangunan dan instansi terkait lain untuk memutuskan langkah selanjutnya," kata Rachmat.

 

Tentunya hal ini dapat dicegah atau diminimalisir jika rangka baja melewati pengujian kekuatan material dengan instrument pengujian seperti universal testing machine untuk mengetahui nilai kekuatan bahan yang akan dipakai dalam pembangunan sesuai standar yang berlakusSehingga kejadian robohnya bangunan dapat diminimalisir sekecil mungkin.

 

sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2012/10/15/21174426/Rangka.Baja.Roboh.Menimpa.Enam.Orang





NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji