• Local Phone

    021 8690 6777

    021 8690 6771

    021 9529 3259

  • GSM Celuller

    0816 1740 8927

    0812 8006 9024

    0817 6700 726

  • Customer Care

    0816 1740 8925

  • Email

    sales@alatuji.com

    BlackBerry Pin: 2856BC08

     

  • Sales

Home>>  Article>>  Cuaca Buruk, Kapal Berlayar Sore Hari

Cuaca Buruk, Kapal Berlayar Sore Hari

Selasa, 28 Juli 2015

Akibat cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) tidak mengizinkan kapal penyeberangan danau berlayar diatas pukul 14:30 WIB. Hal ini dilakukan untuk mempermudah monitoring apabila terjadi gangguan cuaca yang mengancam keselamatan penumpang danau.


Monitoring cuaca tersebut dapat dilakukan dengan instrumen weather station yang telah dipercaya berbagai instansi pemerintah maupun swasta untuk mendapatkan data tentang berbagai komponen cuaca. Komponen cuaca yang biasa dimonitoring oleh weather station antara lain angin, curah hujan, kelmbaban dan komponen cuaca lainnya.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tobasa Espon Simanjuntak mengatakan, hal tersebut diberlakukan untuk kapal penyeberangan yang berangan dan bertujuan di Pelabuhan Balige.

Sementara untuk pelabuhan penyeberangan di Ajibata masih dibebaskan. “Sebab sistem keselamatan dan pengawasan di pelabuhan Ajibata masih lebih baik. Selain itu aktifitas di Pelabuhan Ajibata juga jauh lebih padat.


Sehingga jika terjadi ancaman akibat cuaca buruk pertolongan masih dapat dilakukan secepat mungkin,” katanya, kemarin. Espon menuturkan pemberlakuan tersebut hanya untuk memudahkan Dishub Tobasa dalam pengawasan keselamatan kapal penyeberangan. Sebab kondisi cuaca yang setiap saat berubah membuat pengguna penyeberangan danau harus ekstra hati-hati. Terlebih untuk kondisi angin yang setiap saat bias berhembus dengan kencang.


“Kami hanya tidak ingin mengambil resiko, sebab yang dibawa kapal penyeberangan kita adalah manusia. Jadi keselamatan merupakan hal yang prioritas yang harus kami utamakan,” jelasnya.


Seorang pengguna kapal penyeberangan di Tobasa, Rosmaida Nainggolan mengatakan, pemberlakukan berlayar di sore hari memang menyulitkan mereka. Sebab aktifitas perekonomian warga di Nainggolan, Samosir sangat di pengaruhi aktifitas kapal untuk tujuan Balige. Bahkan, beberapa kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan perdagangan lainnya di dapat dari pasar yang ada di Balige.


Sumber : seputarindonesia.com



NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Warga yang kebanyakan berada di dalam rumah berhamburan keluar ketika mendengar suara gemuruh angin yang sesekali diselingi petir menyambar.Selain rumah, dua warga mengalami luka berat. Satu orang luka ringan. Fidi yang mengalami luka berat tertimpa atap rumah ketika menyelamatkan adiknya tertimpa genting.Untuk sementara warga yang rumahnya tidak bisa ditempati karena terjangan angin puting beliung, terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Hingga saat ini warga masih menunggu uluran tangan pemerintah setempat, guna memberikan bantuan terutama untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak. Sementara itu paska terjangan angin puting beliung di Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah warga dibantu aparat kepolisian dan TNI membersihkan bongkahan rumah yang ambruk, kemarin sore. Data yang tercatat pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, jumlah rumah yang rusak bertambah menjadi 236 unit. Warga di Kecamatan Rajapolah dan Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya, berupaya bangkit setelah angin puting beliung memporak porandakan tempat tinggalnya. Puluhan warga dibantu aparat kepolisian dan TNI membereskan bongkahan tembok yang roboh akibat terjangan angin puting beliung. Petugas terpaksa menggunakan gergaji mesin untuk memotong pohon yang tumbang dan menimpa rumah. Korban yang rumahnya ambruk kebingungan untuk membangun kembali tempat tinggalnya, karena terbentur biaya besar. Menurut Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya Kundang Sodikin, jauh hari sebelum kejadian pihaknya telah menyarankan kepada warga agar menebang pohon yang menjulang tinggi. Pasalnya memasuki penghujung bulan Desember diperkirakan akan terjadi hujan deras disertai angin kencang.

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
 
Logo MetalDetectorIndonesia.Com Customer