• 021 8690 6777
    021 8690 6771_
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914

  • 0813 1066 1358

  • sales@alatuji.com

     


Klemm Tester No.2076

 

This tester is designed to offer easy measurement of absorptiveness of liquids such as water, ink, oil and the like, and suitably used for towel paper, toilet thin paper of high absorptiveness. The specimen is suspended from the top of the pad containing liquid. After a certain span of time, the level of absorbed liquid is measured to the nearest millimeters.



Spesification

Specimen 15 mm wide x 180 mm long, 8 specimens mountable.
Scale 0 to 150 mm 1 mm increment
Referential standard JIS P-8141-2004
Outer dimensions 370x150x400 mm
Instrument weight 4 kg

Inquiry

Name :
Company :
Address :
Email :
Handphone :
Subject :
Product Name :
Product Type :
Message :
   

Video

Tidak ada video untuk produk ini

Testimoni


Artikel Terkait dengan Produk Klemm Tester No.2076


NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)