• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6771
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914

  • 0813 1066 1358

Pulper No.2534-I

 

This is a small type simulating the pupler used in the paper mill. It rapidly disintegrates 3.5 kg of pulp and waste paper. For effectively circulating slurry and giving shear force, the impeller is placed near the internal wall, thereby shortening disintegration time and reducing power cost..



Spesification

Capacity 100 l
Concentration 3 %
Specimen 3 kg (O.D.)
Specimen tank made of SUS-304
Runner diameter 200 mm
Rotation speed 1,300 rpm
Motor three-phase 200/220 VAC, 5.5 kW
Stepless speed change control with inverter (optional)
Operation time about 20 minutes
Power source three-phase 200/220 VAC 50/60 Hz 22A
Outer dimensions 1,200x900x1,300 mm
Instrument weight 680 kg

Inquiry

Name :
Company :
Address :
Email :
Handphone :
Subject :
Product Name :
Product Type :
Message :
   

Video

Tidak ada video untuk produk ini

Testimoni

Download PDF


Artikel Terkait dengan Produk Pulper No.2534-I


NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)