Home | Product | Service | News Event | Article | Consultation | FAQ


Lahan Gambut Anda Banjir Parah? Gagal Panen? Kami Punya Solusinya!
Rabu, 8 Juli 2020

Dimusim penghujan ini, bencana banjir sudah tidak bisa kita pungkiri lagi, mengingat intensitas hujan saat ini sedang tinggi-tingginya. Banyak cara sudah dilakukan agar tidak terjadi banjir, tetapi ada yang berhasil dan ada juga yang tidak seperti di hutan gambut. Hutan gambut adalah hutan tropis yang dimana tanahnya itu terendam air sehingga sulit sekali mencegah terjadinya banjir ketika musim hujan tiba.

 

Berikut ini kami akan jelaskan bagaimana cara mengatasi kebanjiran pada lahan gambut. Mencegah terjadinya banjir di lahan gambut adalah dengan cara memanajemen air yang ada pada lahan gambut tersebut. Peraturan pemerintah tentang lahan gambut bahwa Pengaturan tinggi air di saluran drainase tidak boleh melebihi 40cm di bawah permukaan tanah sesuai PP No 71 tahun 2014. Cara ini merupakan salah satu kunci memanajemen air di lahan gambut atau di pertanian kelapa sawit. Untuk mengukur ketinggian air dapat menggunakan HOBO Water level.

 

Dengan mengukur ketinggian air juga memberikan manfaat diantaranya adalah :

 

 

Dengan menggunakan HOBO Water Level, kita dapat mengetahui ketinggian muka air yang ada di lahan gambut. Lalu bagaimana cara menjaga air yang ada di lahan gambut tetap pada ketinggian 40cm? Langkah yang harus dilakukan adalah dengan membuat sekat kanal dan pintu air. Dengan adanya kanal ini kita dapat mengukur ketinggian muka air tetap berada di ketinggian 40 cm. Bedasarkan pengalaman yang dikeluarkan RSPO tahun 2013, setiap penurunan muka air 20 cm dalam collection drain harus dibuat 1 sekal kanal, namun optimasi jumlah dan penempatan antara sekat memiliki syarat khusus diantaranya :

 

Jadi pada intinya adalah setiap pemilik lahan gambut khususnya pertaninan kelapa sawit wajib memiliki alat pengukur ketinggian muka air (Water Level). Dengan water level, mencegah atau meminimalisir terjadinya banjir dapat dengan mudah diatasi. Pemerintah juga mewajibkan penggunaan alat pengukuran ketinggian muka air bagi para pelaku pertanian di lahan gambut seperti kelapa sawit.

 

Water level adalah alat pengukuran ketinggian air yang saat ini sudah banyak digunakan di pertanian kelapa sawit lahan gambut. Dengan water level kita dapat dengan mudah mengukur ketinggian mata air hanya dengan teknologi yang ada saat ini seperti smartphone ataupun laptop. HOBO Water Level adalah alat pengukuran ketinggian air dengan teknologi terbaru terbaru sehingga dapat memudahkan pengambilan data melalui smartphone ataupun laptop.

 

 

HOBO Water Level adalah alat yang dikembangkan oleh perusahaan besar asal Amerika yang sudah dikalibrasi dengan standar internasional sehingga alat ini sudah pasti akurat dan cepat dalam membaca hasil pengukuran ketinggian muka air. Banyak perusahaan yang bergerak di bidang lahan gambut khususnya di bagian Kalimantan, Papua dan Sumatera menggunakan HOBO Water level sebagai alat pengukuran ketinggian muka air mereka.

 

Kami adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengadaan barang industri seperti alat pengukuran, pengujian, data logger, weather station, dan jasa pengujian sipil, SHMS, dan inclinometer. Kami juga bekerja sama dengan perusahaan dalam dan luar negeri seperti BMKG, Dinas Kehutanan Kota DKI Jakarta, FAKOPP, Time Instrument, dan HOBO.

 

**Untuk informasi lebih lanjut terkait pemesanan dan konsultasi dapat menghubungi kami di 021-8690-6777 atau email di sales@alatuji.com.**