Home | Product | Service | News Event | Article | Consultation | FAQ


Pengendali Level Ketinggian Air Dengan Alat Water Level Control
Jum'at, 23 Agustus 2019


Dalam kehidupan sehari-hari kita, baik di rumah, di kantor, di gedung-gedung, di pabrik-pabrik/industri, di tempat ibadah, terutama masjid (yang notabene jamaahnya banyak menggunakan air untuk berwudlu) selalu kita temui tempat penampungan air. Penampungan air ini bisa berupa ground tank, roof tank, tanki air atau sering disebut tandon air dan bermacam-macam tempat penampungan buatan yang lain.

 

Penampungan/tanki air yang berada di atas atap rumah/gedung pastinya memerlukan pompa untuk mengisinya, dan untuk menghidupkan pompa tersebut diperlukan orang untuk melakukannya. Sedangkan ketika orang lupa menghidupkan pompa dan air dalam tanki sudah hampir habis, maka ini bisa mengganggu rutinitas yang ada hubungannya dengan konsumsi air, begitu juga ketika orang lupa mematikan pompa dan air dalam tanki sudah hampir penuh dan meluber, maka ini juga pemborosan, baik pemborosan air maupun pemborosan energi listrik. Untuk mengantisipasi masalah di atas, maka diperlukan sebuah sistem atau alat yang bisa mengendalikan kerja pompa, yaitu dengan Water Level Controller.

 

Water Level Control atau dalam terjemahan bebas bahasa Indonesia Pengendali Level/Ketinggian Air adalah sebuah alat yang sesuai namanya bertujuan untuk mengendalikan atau mengatur ketinggian air dalam suatu bak air atau tanki secara otomatis. Secara singkat prinsip kerja Water Level Control ini adalah mengatur kerja pompa air yang akan mengisi bak air/ tanki dengan ketinggian air sebagai acuannya.

 

Ketika air dalam tanki akan habis, maka sensor yang mengindra level paling bawah air (ditentukan pada ketinggian sesuai keinginan) akan memberikan sinyal ke Water Level Control, dan selanjutnya Water Level Control memberikan perintah untuk menyalakan pompa.Sebaliknya ketika air dalam tanki yang diisikan oleh pompa tadi sudah mencapai level atas (sebelum meluber keluar tanki) maka sensor yang mengindra level paling atas air akan memberikan sinyal ke Water Level Control, dan selanjutnya Water Level Control memberikan perintah untuk mematikan pompa, begitu seterusnya.

 

Dengan menggunakan Water Level Control ini dapat menghemat waktu pengerjaan yang tidak perlu bolak balik untuk mengecek tanki air apa sudah terisi atau sudah penuh.