Home | Product | Service | News Event | Article | Consultation | FAQ


Eddy Current Testing
Kamis, 18 Oktober 2018

Salah SatuTeknik Pengujian Material Tanpa Merusak Benda Ujinya adalah pengujian Non Destructive atau sering kita dengar denga NonDestructive Testing atau NDT,  pengujian ini dilakukan untuk menjamin bahwa material yang kita gunakan masih aman dan belum melewati batas toleransi kerusakan. 

 

NDT paling tidak dilakkan dua kali. pertama, dari awal hingga akhir proses fabrikasi. hal ini bertujuan untuk menentukan suatu komponen yang dapat diterima setelah melalui tahap-tahap fabrikasi. Hasil NDT ini dijadikan sebagai bagian dari kendali mutu komponen. Kedua, NDT evaluation dilakukan setelah komponen digunakan dalam jangka waktu tertentu. Tujuannya adalah menemukan kegagalan parsial  sebelum melampaui damage tolerance-nya.

Dari tipe keberadaannya crack, kerusakan atau cacat pada material NDT dapat dibedakan dalam 2 macam, yaitu: surface crack dan inside crack. Sebaiknya Pada saat pengujian maka harus sudah ditentukan dahulu targetnya (misal surface crack atau inside crack), baru digunakan metoda NDT yang tepat.

 

beberapa metode digunakan dalam perngujian NDT, dan memang metode yang digunakan cukup banyak yang salah satunya adalah Eddy Current Testing

 

 

Eddy Current Testing

 

Metode ini pada prisipnya hampir sama dengan teknik Magnetic Particles, akan tetapi medan listrik yang dipancarkan dari arus listrik bolak-balik, ketika ada crack maka medan listrik akan berubah dan perubahannya itu akan terbaca pada alat pengukur impadance. Pengujian Eddy saat ini menggunakan induksi elektromagnetik untuk mendeteksi kelemahan dalam bahan konduktif. Ada beberapa keterbatasan, diantaranya : hanya bahan konduktif yang dapat diuji, permukaan material harus dapat diakses, selesai material dapat menyebabkan pembacaan buruk, kedalaan penetrasi menjadi bahan terbatas, dan kelemahan yang terletak sejajar dengan probe mungkin tak terdeteksi

 

Eddy Current tester

 

Jasa Pengujian NDT ini banyak digunakan karena sudah menjadi mandatory beberapa industri untuk standarisasi keamanan dan keselamatan kerja, sebagai contoh perlakuan NDT pada Propeller di industri penerbangan yang selalu menjadi hal yang utama ketika akan menginspeksi baling-baling pesawat tersebut, dan masih banyak lagi contoh cotoh yang lainnya.

 

Teknologi NDT

 

Cara kerja lingkaran dan sektor Uji kumparan eddy current.

 

 

Pemeriksaan rotary uji Eddy Current yang berfungsi sebagai berikut:

 

 

Aplikasi umum untuk sensor ECT (Eddy Current Testing) melingkar.

 

 

Sensor ECT (Eddy Current Testing) aplikasi khas untuk sensor probe

 

 

 

Untuk pengujian kekerasan biasanya juga dilakukan guna menentukan kekuatan serta kualitas material. Pengujian kekerasan menggunakan alat yang disebut hardness tester.

 

Tetapi, untuk mengetahui sejauh mana kerusakan pada material maka harus dilakukan dengan cara inspeksi seperti visual, eddy current, magnetic particle dan vacuum test. Namun, metode yang paling sering dipakai yaitu magnetic particle dan eddy current.

 

Berikut perbedaan kedua metode inspeksi ini.

 

Magnetic Particle

 

Metode NDT Magnetic Particle berfungsi guna menguji material yang bersifat ferromagnetic seperti besi dan baja. Proses identifikasi metode ini bertuju pada bagian surface dan subsurface. Prinsip kerja magnetic particle yaitu mengamati perubahan garis gaya magnet (flux) dikarenakan adanya cacat pada material yang diuji.

 

Kelebihan pada metode magnetic particle

 

 

Kekurangan pada metode magnetic pricile

 

 

Eddy Current

 

Metode pada pengujian ini menggunakan perubahaan arus listrik pada material yang sifatnya konduktif yang dihubungkan dengan magnet yang dapat memberikan induksi. Eddy current akan terlihat ketika cacat terdeteksi sehingga dapat menyebabkan terjadi perubahaan pada magnet yang memberikan induksi.

 

Kelebihan pada metode eddy current

 

 

Kekurangan pada metode eddy current