• Alat Uji
  • sales@alatuji.com

     

  • Alat Uji
  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • Alat Uji
  • Sales Alat Pengujian
    0812 9595 7914
    0813 1066 1358
    0878 7867 0721
  • Alat Uji
  • Sales Jasa Pengujian
    0812 1930 1958

Persiapan Musim Kemarau, Pengelola Lahan Gambut Wajib Siaga !

Senin, 1 Juni 2020

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa mereka telah memprediksi musim kemarau tahun ini terjadi pada bulan Agustus.

 

“Awan musim kemarau tahun ini sebagian besar sudah mulai menjelang di awal Mei ini. Kami prediksi, puncak kemarau tahun ini terjadi di bulan Agustus dengan frekuensi jumlah wilayah antara lebih dari 64%,” Kata Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin.

 

Para pengelola lahan gambut harus segera mempersiapkan jika musim kemarau tiba, salah satunya adalah kebutuhan air di lahan. Pemerintah telah membuat aturan bahwa muka air harus 40 sentimeter di bawah permukaan gambut pada titik penataan. Pengaturan tinggi muka air tanah (ground water table) bertujuan untuk menjaga kelembaban tanah gambut agar tidak mudah terbakar ketika musim kering.

 

Ada beberapa kasus lahan gambut yang bermasalah karena kurang atau tingginya air yang melebihi batas oleh karena itu para pengelola lahan gambut harus menyiapkan ketika musim kemarau tiba agar tidak terjadinya kekeringan air sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran lahan.

 

Persiapan itu dapat dilakukan dengan beberapa cara salah satunya dengan menggunakan HOBO Water Level. Untuk mendeteksi tingkat ketinggian air kita dapat menggunakan hobo water level yang akan mengukur dengan menggunakan sensor sehingga pengukuran lebih akurat dan tepat.

 

Cara berikutnya yaitu dengan persiapan parit atau kanal jika terjadi kekeringan akibat musim kemarau. Parit atau kanal nantinya akan berfungsi untuk menampung air lalu dialirkan ke lahan gambut yang sedang di kelola. Cara ini juga harus memperhatikan ketinggian muka air, jika melebihi batas maka lahan akan mengalami kebanjiran oleh karena itu harus sesuai yang sudah di atur oleh pemerintah yakni 40 sentimeter.

 

 

Mengapa harus menggunakan HOBO Water Level? HOBO Water level adalah alat yang dikembangkan di Amerika dengan menggunakan teknologi terbaru yang memungkinkan pengambilan data dengan cepat atau dapat dilakukan dengan cara wireless. HOBO juga memungkinkan kita untuk memonitoring data secara langsung atau real-time yaitu dengan melalui cloud HOBO.

 

HOBO Water level banyak dipakai di beberapa perusahaan lahan gambut hampir disetiap daerah Indonesia, dan alat ini sudah dipercayakan untuk mengukur ketinggian air di Amerika. Kami menjual berbagai alat pengujian, pengukuran, dan pengujian berkualitas dengan harga pasaran. Kami juga salah satu distributor alat pengukuran HOBO di Indonesia dan hanya kami distributor tunggal yang menjual produk HOBO asli. Untuk jasa pengujian struktur bangunan silahkan kunjungi jasa and service di web ini.

 

**Untuk informasi lebih lanjut terkait pemesanan dan konsultasi dapat menghubungi kami di 021-8690-6777 atau email di sales@alatuji.com.**

 




Produk Terkait dengan artikel Persiapan Musim Kemarau, Pengelola Lahan Gambut Wajib Siaga !


 


NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji