• Alat Uji
  • sales@alatuji.com

     

  • Alat Uji
  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • Alat Uji
  • 0812 9595 7914
    0813 1066 1358
    0878 7867 0721

Mengidentifikasi Perubahan Suhu dan Kelembaban Bunga Potong

Jum'at, 24 Mei 2019

 " Membuktikan kepada pelanggan quality kontrol kami yang ketat ... " Chris Van Arenthalls, CEO Greenwings
 

Aplikasi: Eksport bunga potong


Perusahaan: Greenwings – Eksportir Bunga, Belanda



Latar Belakang:


Budidaya  tanaman hias adalah agro-industri dengan biaya tinggi, sehingga kerusakan yang terjadi selama produksi dan pengiriman akan membawa kerugian yang cukup besar


Tentang Greenwings:


Greenwings adalah eksportir  bunga potong Belanda ke Jepang. Greenwings merasa bangga karena diakui untuk kualitas dan pelayanan yang memuaskan


Tantangan


  • Suhu yang sedikit terlalu tinggi atau terlalu rendah dan kelembaban dalam pengiriman dapat membuat kerusakan pada bunga potong dan tidak dapat digunakan sama sekali, terutama untuk mawar yang sensitif dan bunga tulip.
  • Tingkat kelembaban yang tinggi memicu penyakit tanaman seperti Botrytis, menyebabkan tanaman membusuk.
  • Ekspor ke Jepang memakan waktu seminggu. Banyak pengiriman bunga ke Jepang setelah sampai menjadi beku penyebabnya tidak diketahui

 

Pengukuran Dengan MICROLOG:


Data logger yang melekat pada packaging, mengukur suhu dan kelembaban  setiap 30 menit. Setibanya di Jepang logger tersebut akan dikirimkan kembali ke Greenwings dan data kemudian di upload. Untuk mengidentifikasi penyebab pembusukan tanaman, 50 pengiriman disertai dengan Microlog selama ekspor. Kejadian khusus selama pengiriman  terdata, termasuk alasan mengapa bunga menjadi beku ternyata “barang dibiarkan selama beberapa jam pada suhu - 6 ° C di Bandara Schiphol”. Dan hal ini terdata dan diketahui melalui pengukuran dengan MICROLOG !


Hasil Pengukuran:

 

  • Pelacakan dan Pencatatan - Merekam titik-titik lemah di sepanjang jalur pengiriman sehingga pencegahan secara proaktif untuk mengurangi tanaman yang busuk bisa diambil.
  • Sebagai bukti untuk tindakan Klaim/kompensasi - Mengidentifikasi apakah shipper, maskapai penerbangan atau truk armada shipper juga bertanggung jawab atas kerugian.
  • Improvement untuk peningkatan kualitas - Merancang pengiriman yang khusus untuk setiap jenis tumbuhan berdasarkan suhu optimal dan parameter kelembaban di setiap musim.
  • Pengukuran ROI - Menilai secara akurat apakah biaya pra-pendinginan, biaya kemasan anti-kelembaban atau biaya ruang pendingin  dapat dihemat.

 

Kesan Pelanggan


"Sampai sekarang kita menanggung semua kerugian. Dengan MICROLOG, kita dapat menunjukkan pihak mana yang sebenarnya bertanggung jawab atas titik-titik lemah dalam pengiriman dan membuat klaim jika perlu. Tapi kita juga dapat mengambil langkah-langkah untuk memantau kondisi selama perjalanan sehingga membuktikan kepada pelanggan kami, pengendalian kualitas yang ketat. Ini adalah salah satu cara eksportir bunga Belanda untuk  dapat terus menempatkan posisi  mereka di pasar. " Chris Van Arenthalls, CEO Greenwings


sumber : fourtec.com





NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji