• Alat Uji
  • sales@alatuji.com

     

  • Alat Uji
  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • Alat Uji
  • 0812 9595 7914
    0813 1066 1358
    0878 7867 0721

Ultrasonic Thickness Untuk Pengujian Non-Destruktif

Senin, 17 Desember 2018

Pada bidang pengujian ultrasonik industri, pengukuran ketebalan ultrasonik merupakan metode pengukuran non-destruktif (mengukur) dari ketebalan lokal elemen padat tersebut dan (biasanya terbuat dari logam, jika menggunakan pengujian ultrasound pada keperluan industri) berdasarkan waktu yang di butuh kan untuk ultrasound kembali ke permukaan. Jenis pengukuran tersebut biasanya disebut dengan pengukuran ketebalan ultasonik.

 

Keuntungan menggunakan ultrasonic thickness adalah:

 

 

  1. Teknik non-destruktif(ini merupakan teknik mengukur)
  2. Tidak memerlukan akses pada kedua sisi sampel
  3. Mudah untuk digunakan, tidak perlu menggunakan labolatorium khusus
  4. Harga peralatan yang relatif murah

 

Salah satu jenis ultrasonic thickness adalah Ultrasonic Thickness Gauge, ini merupakan pengujian non-destruktif . Alat ini digunakan untuk memeriksa sifat-sifat material dalam mengukur ketebalan. Metode ini dilakukan dalam semua pengukuran bidang industri. Kemampuan untuk mengukur material tanpa harus memerlukan akses khusus pada kedua sisi material yang akan di uji. Hal ini membuat Paint Thickness Gauge, Ultrasonic Coating Thickness  Gauge, Digital Thickness Gauges menjadi tools yang memudahkan enggineer selain itu masih banyak lagi pilihan yang tersedia dalam pengujian plastik, kaca, kramik,  logam dan bahan lainnya.

 

Ultrasonic thickness gauge ini merupakan alat ukur tang mempunyai fungsi 2 in 1, alat ukur ketebalan ini mampu mengukur ketebalan suatu benda atau bahan yang dapat menghantarkan gelombang ultrasonik dengan bagus mulai ketebalan 1 sampai 200 mm atau setara dengan 0,05 sampai 8 inch. Alat ini juga mampu melakukan pengukuran ketebalan dengan menggunakan kecepatan suara ultrasonik.

 

Ultrasonic thickness gauge ini sudah dilengkapi dengan teknologi mikroprossesor circuit komputer LSI dan crystal time base yang dapat menjamin tingkat presisi waktu pengukuran dan respon time yang lebih cepat, dan menjamin tingkat akurasi yang tinggi. Alat ini memiliki 2 fungi pengukuran yaitu mm(mili meter) dan inci yang bisa di ganti-ganti sesuai dengan kebutuhan. Alat uji ini sudah memiliki logo CE yang disahkan sesuia dengan standar kesehatan penting dan persyaratan keselamatan yang ditetap kan oleh Directif Eropa, sehingga alat ini sudah teruji aman untuk di gunakan.

 

Ultrasonic thickness gauge ini juga dapat di gunakan untuk mengukur ketebalan bahan seperti baja, besi, alumunium, tembaga merah, kuningan, kaca, seng, kuarsa, polythylene, PVC, besi cor kelabu, besi cor nodular. Dan alat ini juga bisa digunakan logam dan non logam dan tiap bahan keras lainnya. Banyak digunakan dihampir semua jenis industri, mengukur ketebalan dan korosi bejana tekan, peralatan kimia, boiler, tangki penyimpanan minyak, industri minyak, galangan kapal, pembangkit listrik dan mesin manufaktur.

 

(Emy/THC14)





NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji