• Alat Uji
  • sales@alatuji.com

     

  • Alat Uji
  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • Alat Uji
  • 0821 1431 0566
    0812 9595 7914
    0813 1066 1358
  • 0812 8333 5497
    0878 7867 0721

Dinas Kehutanan Pemprof DKI Tanami Ribuan Pohon dan Semak Demi Jakarta Hijau

Selasa, 1 Desember 2020

Kepala Dinas Kehutanan dan Pertamanan Pemprof DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengungkapkan bahwa, Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta terus berupaya menghijaukan Jakarta dalam rangka penghijauan kota dan perbaikan kualitas udara.

 

"Setelah dilakukan revitalasi di jalur pedestrian, taman, dan hutan kota, sepanjang 2019 juga telah dilakukan penanaman 36.320 pohon dan 1.193.670 semak," ujarnya pada hari sabtu 25 Desember 2020.

 

Penanaman pohon dan semak serta pengujian pohon dilakukan di 4 tempat kawasan yakni Taman Grande, Jalur Pedestrian, Taman Maju Bersama, dan Hutan Kota. "Berbagai jenis tanaman penyerap polutan seperti Tabebuya berbagai warna, Kamboja, Trembesi dan lain sebagainya telah ditanam di 4 tempat kawasan di Jakarta".

 

Jual alat uji pohon

 

Suzi menjelaskan wilayah penanaman pohon dan semak yang telah ditanam adalah sebagai berikut diantaranya :

 

Taman Grande

Taman Puring:

  • 29.622 semak jenis Alang merah, Alang hijau, kana, dan Angelonia.

 

Taman Mataram:

  • 15 pohon jenis Tabebuya Putih.
  • 9.746 semak jenis Alang merah, Alang hijau, Airis, Pakis kelabang.

 

Hutan Kota

Mangrove:

  • 30.960 pohon jenis Mangrove.

 

Jalan Thamrin 10:

  • 70 pohon jenis Tabebuya, Trembesi, Ketapang Kencana.

 

Taman Maju Bersama (TMB)

Sebelah Utara:

  • 136 pohon jenis Tabebuya, Palem Sadeng, dan Bungur.
  • 63.214 semak jenis Bakung, Palem Kol, Pacing, dan Sambang Dara.

 

Sebelah Timur :

  • 168 pohon jenis Tabebuya Pink, Tabebuya Kuning, Kiara Payung, Buni, Bunga Kupu-Kupu, dan Kamboja.
  • 38.614 semak jenis Ruelia, Oleander, dan Gingseng putih.

 

Barat:

  • 383 pohon jenis Trembesi, Tabebuya, Bungur, Kamboja, Baobab.
  • 24.716 pohon semak jenis Melati Gambir, Bougenvile, Pucuk Merah.

 

Selatan :

  • 500 pohon jenis Ketapang Kencana,Tabebuya, Mahoni, Kamboja jepang, Pisbol, Alpukat.
  • 104.000 semak jenis Bougenvile, Ararea, Roelia, Lantana.

 

Jalur:

  • 591 pohon
  • 47.687 semak jenis Irish, lavender

 

Taman:

  • 580 pohon jenis Trembesi, Tabebuya, dan Flamboyan.
  • 14.100 semak jenis Airis, Alang merah, Alang Hijau, Zinnia.

 

Jalur Pedestrian

Jalan Sudirman:

  • 550 pohon jenis Tabebuya dan ketapang kencana.
    56.869 semak jenis Bougenvile.

 

Jalan Thamrin:

  • 15.746 semak jenis Bougenvile

 

Jalan Cikini:

  • 197 pohon jenis Tabebuya.
  • 60.825 jenis Soka, Bougenvile, dan Melati Gambir.

 

Jalan Kramat – Salemba:

  • 2.452 semak jenis Melati Gambir dan Pucuk Merah.

 

Jalan Kemang:

  • 30 pohon jenis Tabebuya Ungu
  • 18.399 semak jenis Bougenvile.

 

Jalan Satrio:

  • 380 pohon jenis Tabebuya, Anggur Laut, Bungur, Mindi, dan Bauhinia.
  • 15.303 semak jenis Bougenvile dan Palem Kuning.

 

Kawasan Semanggi:

  • 240 pohon jenis Tabebuya, Cocoloba, Buttercup.

 

Bidang Jalur Hijau:

  • 289.252 semak jenis Bakung, Lidah Mertua, Kana, Reulia.

 

Sebelah Utara:

  • 220 pohon jenis Tabebuya
  • 65.310 semak jenis Lantana, Bakung, Melati Gambir, Spati Pilum, Kana, Bougenvile.

 

Sebelah Timur:

  • 15.613 semak jenis Puring, Bougenvile, Pucuk Merah.

 

Sebelah Barat:

  • 339 pohon jenis Tabebuya dan Pule.
  • 20.850 semak jenis Bougenville, Lidah Mertua, Melati Jepang, Palem Kuning, dan Kana

 

Sebelah Selatan:

  • 441 pohon jenis Ketapan Kencana, Trembesi, Karet Kebo, dan Tabebuya.
  • 298.177 semak jenis Soka, Koreobusa Putih, Bougenvile, Ararea, dan Melati Gambir.

 

Kawasan yang sudah ditanami pohon tentunya sudah di uji dan dites kekuatannya dengan menggunakan alat uji pohon. Tujuannya adalah agar mengetahui kekuatan pohon dan struktur pohon agar tidak tumbang jika terkena angin kencang. Penanaman pohon dan semak ini juga berfungsi untuk meminimalisir terjadinya banjir, karena pohon nantinya akan menyerap air ketika genangan air mulai tinggi.

 

Alat uji pohon sangat berguna untuk mengetahui kekuatan pada struktur dan batang pohon. Alat pengujian pohon adalah alat wajib yang harus dimiliki oleh dinas kehutanan dan sudah populer di negara-negara maju demi menjaga lingkungan alam disekitar kota-kota mereka. Beberapa negara maju ataupun berkembang, sudah menerapkan kota hijau demi menjaga lingkungan dari pemanasan global dan udara kotor.

 

Alat uji pohon menjadi alat yang harus dimiliki untuk menjaga kesehatan pohon demi menghindari kerusakan pohon dan tumbangnya pohon.

 

Kami menjual berbagai alat pengujian dan pengukuran akurat serta berkualitas seperti Alat Uji Pohon (Tree For Testing), Quality Tree Testing, Data Logger, Weather Station, Universal Testing Machine. Kami juga menyewakan alat keamanan metal detector . Kami adalah distributor resmi Produk TIME, HOBO, FAKOPP di Indonesia dan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Kota DKI Jakarta.

 

Untuk pemesanan produk terkait bisa langsung menghubungi kami atau WA : 081295957914 email : sales@alatuji.com




Produk Terkait dengan artikel Dinas Kehutanan Pemprof DKI Tanami Ribuan Pohon dan Semak Demi Jakarta Hijau


 


NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji