• Alat Uji
  • eki.alatuji@gmail.com
    parmin.alatuji@gmail.com
    marketing.hobo@taharica.com


  • Alat Uji
  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • Alat Uji
  • 0813 1066 1358 (Ms. Eki)
    0812 9595 7914 (Mr. Parmin)
  • 0878 7867 0721 (Mr. Arya)

Hasil Uji Kualitas Udara Surabaya Dan Yogya Pasca Letusan Kelud

Kamis, 1 Desember 2022

Setelah letusan Gunung Kelud, Kementerian Kesehatan melakukan uji kualitas lingkungan udara di Yogyakarta dan Surabaya. Kedua kota tersebut ikut terkena dampak hujan abu vulkanik. Lalu bagaimana dengan hasilnya ?


DirJen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, Prof Tjandra Yoga Aditama, dalam siaran pers, Sabtu (15/2/2014) mengatakan, "Saya sampaikan situasi lingkungan udara akibat letusan Gunung Kelud, berdasar pengambilan sample kemarin dan selesai diperiksa tadi malam dan pagi ini,"


Uji udara tersebut dilakukan di Surabaya melalui BBTKLPP Surabaya (UPT Ditjen P2PL) tertanggal 14 Januari 2014 pada pukul 07.50-8.50 WIB. Tim melakukan pengujian kualitas udara ambient di Kota Surabaya.


Berbagai macam parameter yang diperiksa antara lain Karbon monoksida (CO), Sulfur dioksida (SO2), Nitrogen dioksida (NO2),Oksidan (O3). Debu TSP, Debu PM 10, Timah hitam (Pb), Hidrogen sulfide (H2S),Amonia (NH3), Kebisingan, Suhu, Kelembaban dan Silica. Suhu dan kelembaban tersebut dapat diukur dengan termperature humidity meter.


"Parameter yang melebihi baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 41 / 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara adalah, debu TSP dengan kadar 2146 µg/Nm3 (NAB 230 µg/Nm3),dan debu PM 10 dengan kadar 287 µg/Nm3 (NAB 150 µg/Nm3)," ujarnya. Sedang uji yang dilakukan BBTKL DI Yogyakarta (UPT DitJen P2PL) adalah Parameter fisika TDS, kekeruhan, warna Suhu. Parameter kimia: Fluorida (F), Nitrit (NO2-N), pH, Zat Organik (KMnO4)


"Menunjukkan hasil dari 6 contoh uji ada 1 contoh uji yang hasilnya sedikit melampaui baku mutu untuk kekeruhan berdasarkan standar PerMenkes RI No. 416 tahun 1990 (hasil pengukuran 27 NTU, nilai baku mutu sesuai PerMenkes RI 26 NTU)," terang dia.


"Dari 6 contoh uji ada 1 contoh uji yang hasilnya sedikit dibawah baku mutu untuk pH (keasaman) berdasarkan standart PerMenkes RI No. 416 tahun 1990 (hasil pengukuran 6,4, sementara baku mutu sesuai PerMenkes RI 6,5 - 9)," tambahnya lagi.


Hasil uji udara di Yogya juga untuk sementara, ditemukan sejumlah kandungan bahan. "Analisis terhadap kandungan logam dalam debu, dimana di temukan kandungan Fe, Cu. Mn dan Zn," tuturnya. Sehubungan polusi udara ini maka BBTKL Surabaya dan DI Yogyakarta (sebagai UPT DitJen P2PL) sudah membantu Dinas Kesehatan dan ikut membagikan sekitar 20.000 masker‎.


Kutipan : detik





NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji