• Alat Uji
  • sales@alatuji.com

     

  • Alat Uji
  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • Alat Uji
  • 0812 9595 7914
    0813 1066 1358
    0878 7867 0721

2 Metode Pengujian Pada Impact Testing Machine Yang Perlu Diketahui

Jum'at, 18 Januari 2019

Impact testing Machine adalah alat untuk mengukur kemampuan suatu bahan dalam menerima beban tumbuk yang diukur dengan besarnya energi yang diperlukan untuk mematahkan spesimen dengan ayunan.

 

Impact test dirancang untuk mengukur ketahanan terhadap kegagalan bahan untuk kekuatan yang diterapkan. Tes ini mengukur dampak energi, atau energi yang diserap sebelum fraktur. metode yang paling umum untuk mengukur dampak energi adalah: Charpy Test, Izod Test.

 

 

 

 

 

 

 2 Metode Pengujian Tumbuk Dengan Impact Testing Machine

JB-W500A Computerized

Charpy Impact Test juga dikenal sebagai Charpy tes V-notch, adalah tes regangan-tingginya standar yang menentukan jumlah energi yang diserap oleh materi selama fraktur. prinsip dasar pengujian charpy ini adalah besar gaya kejut yang dibutuhkan untuk mematahkan benda uji dibagi dengan luas penampang patahan. Mula-mula bandul Charpy disetel dibagian atas, kemudian dilepas sehingga menabrak benda uji dan bandul terayun sampai ke kedudukan bawah Jadi dengan demikian, energi yang diserap untuk mematahkan benda uji ditunjukkan oleh selisih perbedaan tinggi bandul pada kedudukan atas dengan tinggi bandul pada kedudukkan bawah (tinggi ayun).

 

Kelebihan :

  • Pengerjaannya lebih mudah dipahami dan dilakukan
  • Menghasilkan tegangan uniform di sepanjang penampang
  • Harga alat lebih murah
  • Waktu pengujian lebih singkat

 

Kekurangan :

  • Hanya dapat dipasang pada posisi horizontal
  • Spesimen dapat bergeser dari tumpuannya karena tidak dicekam
  • Pengujian hanya dapat dilakukan pada specimen yang kecil
  • Hasil pengujian kurang dapat atau tepat dimanfaatkan dalam perancangan karena level teganganyang diberikan tidak rata.

 

JB-S500A Digital display

Izod Impact Test mempunyai penampang lintang bujur sangkar atau lingkaran dengan takik V di dekat ujung yang dijepit, kemudian uji impak dengan metode ini umumnya juga dilakukan hanya pada temperatur ruang dan ditujukan untuk material-material yang didisain untuk berfungsi sebagai cantilever.

 

Kelebihan :

  • Tumbukan tepat pada takikan karena benda kerja dicekam
  • Dapat menggunakan specimen dengan ukuran yang lebih besar.
  • Spesimen tidak mudah bergeser karena dicekam pada salah satu ujungnya.

 

Kerugian :

  • Biaya pengujian yang lebih mahal
  • Pembebanan yang dilakukan hanya pada satu ujungnya, sehingga hasil yang diperoleh kurang baik.
  • Waktu yang digunakan cukup banyak karena prosedur pengujiannya yang banyak, mulai darimenjepit benda kerja sampai tahap pengujian.

 

Perbedaan mendasar charpy dengan izod adalah peletakan spesimen. Pengujian dengan menggunkan izod tidak seakurat pada pengujian charpy, karena pada izod pemegang spesimen juga turut menyerap energi, sehingga energi yang terukur bukanlah energi yang mampu di serap material seutuhnya.


Begitu penting sekali bukan manfaat penggunaan impact test ini? Tentu begitu penting untuk mengetahui ketahanan bahan terhadap kegagalan bahan, oleh karena itu diharuskannya untuk mengukur dampak energi dari suatu material menggunakan Impact Testing Machine.




Produk Terkait dengan artikel 2 Metode Pengujian Pada Impact Testing Machine Yang Perlu Diketahui


 


NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji