• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • 0812 9595 7914
    0813 1066 1358
    0878 7867 0721

Time Instrument Siap Menjaga Kwalitas Cat Mobil Anda

Senin, 24 September 2018

Ketebalan lapisan cat yang tidak sesuai dengan standar yang diaplikasikan dipengaruhi oleh cat meleleh sehingga cat tidak rata dan pada bagian tertentu catnya sangat tebal. Hal ini terdapat pada permukaan yang tegak atau menyudut.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini, antara lain :

  • Terlalu banyak thinner yang lambat menguap
  • Lapisan cat terlalu tebal atau kurang merata
  • Cat disemprotkan terlalu sering tanpa waktu tunggu yang cukup antara pelapisan yang satu dengan yang berikutnya
  • Alat semprotnya terlalu dekat dengan permukaan yang disemprot
  • Tekanan udara yang rendah
  • Cairan yang keluar dari semprotan terlalu banyak
  • Viskositas cat penyemprotan terlalu rendah

 

Untuk mengukur ketebalan lapisan cat dalam pengecatan ini, diperlukan sekali alat digital coating thickness. Karena instrument alat coating thickness ini berfungsi untuk menentukan ketebalan lapisan cat tiap titik dari material sesuai standar yang diaplikasikan sehingga sangat diperlukan bagi perusahaan industri atau perusahaan lainnya.

 

Instrument alat coating thickness ini sangat banyak manfaat karena menentukan dari pengukuran suatu lapisan tebal  dan tipisnya. Ada beberapa yang mungkin masih belum mengetahui seperti apa coating thickness tersebut, namun bisa kita kaitkan dalam contoh kasus pengukuran kualitas cat. Pengukuran kualitas cat pada material seperti logam, timah, baja dan material lainnya sangat diperlukan bagi suatu industri atau perusahaan untuk menentukan ketebalan cat yang diaplikasikan sesuai standar kualitas pengecatan yang dilakukan.

 

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan secara umum dalam melakukan pengukuran kualitas cat yaitu visual antara lain :

 

1. Coating Thickness Secara Visual

Untuk melihat visual lapisan film cat yang meliputi  kerusakan-kerusakan pengecatan yang dapat diketahui secara visual.

 

2. Ketebalan (Thickness)

Untuk mengetahui ketebalan (thickness) cat di permukaan suatu material atau benda yang dicat , untuk cat stoving standar sebagai dasar dalam melakukan pengujian ketebalan sebesar 33-35 mm

 

3. Kerekatan (Adhesion)

Untuk mengukut tingkat kerekatan cat pada benda kerja baik metal maupun plastic. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya pengelupasan pada part yang sudah dicat. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode cross cut.

 

4. Kekerasan (Hardness)

Yaitu pengukuran yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kekerasan lapisan cat pada plat.

 

5. Ketahanan Korosi (Corrosion Resistance)

Pengujian ini disebut juga dengan Salt Spray yaitu pengukuran cat yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan cat menahan timbulnya karat.

 

Produk - produk Time Instrument sangat tepat dalam pemeliharaan cat mobil Anda karena kualitas yang bagus dan alat yang telah teruji. Maka Anda dapat mendapatkan coating thickness, hardness tester dan alat uji lainnya dengan brand Time Instrument melalui alatuji.com sebagai grup dari Time Instrument

 





NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)