• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6771
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914
  • 0813 1066 1358
    0812 9595 7914

Mengenal Rockwell Hardness dan Penerapannya Dalam Industri

Rabu, 21 Februari 2018

Untuk di industri sendiri, kekerasan tersebut merupakan suatu sifat dari material yang akan di uji, yang mana suatu ukuran ketahanan dari suatu material terhadap perubahan bentuk plastis lokal. Ketika akan menguji kekerasan suatu material tersebut kita harus memperhatikan beberapa hal, misalnya dari nilai kekerasan yang akan di hitung, biasanya pada saat pengukuran kekerasan suatu material, nilai kekerasan yang akan dihitung tersebut hanya bisa di ukur pada tempat pengujian tersebut, namun jika dilakukan pengukuran pada lokasi lain bisa jadi nilai kekerasan material tersebut berbeda dengan hasil pengujian pada lokasi lainnya, karena nilai dari kekerasan suatu material tersebut bersifat homogen.



Lalu, sekarang kita akan masuk ke pembahasan inti, yaitu Rockwell Hardness. Rockwell Hardness sendiri merupakan salah satu dari beberapa metode pengujian ( seperti : Brinel Hardness, Vickers Hardness, Micro Hardness) yang paling sering digunakan di dunia teknik ataupun didunia industri. Karena metodenya simple dan tidak membutuhkan keahlian khusus, metode Rockwell Hardness paling banyak digunakan di Amerika Serikat karena penggunaanya tersebut mudah, dan tidak merepotkan selain itu juga bebas dari “ Human Error”.


Instrumen yang digunakan dalam pengukuran ini adalah Rockwell Hardness Tester. Dalam penggunaanya, ada beberapa skala nilai kekerasan  yang dipergunakan dalam pengujian kekerasan dan gabungan dari beberapa jenis identor dan beban yang diterapkan. Berikut merupakan jenis identor yang dipergunakan :


•    Indentor bola baja diameter standar (diameter 10mm, diameter 5mm, diameter 2.5mm, dan diameter 1mm)
•    Identor kerucut intan yang digunakan untuk pengujian bahan-bahan keras


Dengan menggunakan metode Rockwell Hardness ini nilai pengujian kekerasan yang dihasilkan dapat ditentukan dengan beda kedalaman dari hasil penetrasi yang diwakili beban minor dan di ikuti beban mayor yang lebih dominan dibandingkan beban minornya.


Jadi untuk besarnya beban minor adalah 10 kg dan untuk besarnya beban mayornya adalah 60, 100, 150 kg tapi tergantung material yang mau di uji dan tergantung menu Rockwell yang dipilih. Maka dari itu untuk metode pengujian Rockwell Hardness sendiri menggunakan 2 beban ini, yaitu : beban minor dan beban mayor. Untuk nilai kekerasannya bisa didapatkan langsung dan tidak membutuhkan waktu yang lama juga, cuma beberapa detik saja.





NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)