• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6771
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914
  • 0813 1066 1358
    0812 9595 7914

Monitoring Online

Senin, 20 November 2017

Alatuji.com menyediakan jasa monitoring online

 

 Monitoring system pada jembatan

 

Transportation Monitoring System

 

Ketika berbicara mengenai masalah transportasi umum akan terbayang dalam pikiran, apakah keamanan dan kenyaman penumpang terjamin. Diperlukan suatu monitoring sistem untuk melakukan pengujian dan pengukuran secara real time mengenai keamanan dan kenyaman berkendara pada saat kendaraan tersebut beroperasi pada treknya.

  • Apakah kendaraan yang digunakan sudah memenuhi standar keselamatan berkendara?
  • Apakah kendaraan yang digunakan nyaman dan aman untuk kesehatan pengendara?

Semakin tingginya mobilisasi masyarakat menggunakan transportasi publik mengharuskan adanya tanggung jawab penyedia jasa transportasi untuk memberikan kepercayaan berupa kenyamanan dan keselamatan para pengguna transportasi.  Nah, bagaimana cara mewujudkan pegukuran dan pengujian untuk memonitor kenyaman dan keselamatan dalam berkendara?

 

jembatan_suramadu.png

 

 

Dibawah ini merupak aplikasi keselamatan dan kenyamanan berkendara :

 

Inspection and Performance Testing

 Inspection Testing

 

 

Untuk mengukur dan memonitoring kecepatan dari kendaraan salah satu contohnya adalah kereta.

Kereta yang kita kendarai harus dimonitor dan diukur berbagai faktor yang mempengaruhi kinerjanya salah satunya adalah menghitung koefisien gesekan dari roda kereta (derailment index).

Kami dapat memonitoring parameter-parameter yang berpengaruh pada performance kereta secara real time walaupun kereta tersebut dalam keadaan berjalan sekalipun. Dan dapat dilihat menggunakan GPS sehingga bisa dilihat menggunakan video sehingga bisa dipantau pada saat terjadi kerusakan dan saat berjalan.  Aplikasi ini tidak hanya diterapkan untuk kereta api akan tetapi untuk kendaraan umum lainnya.

 

 

Passenger comfort

 

Kenyaman dari para penumpang merupakan salah faktor yang penting yang harus dilihat performanya pada transportasi publik. Salah satu parameter yang harus di ukur untuk mengetahui kenyaman berkendara adalah getaran dari kendaraan, apakah bagus atau tidak ketika ditumpangi oleh penumpang, karena manusia memiliki ketahanan tertentu terhadap getaran. Kami dapat memonitoring kenyamanan dari penumpang bukan sekedar memonitoring akan tetapi menganalisis penyebab dari ketidaknyamanan dari penumpang.

Jika getaran yang mengenai tubuh manusia melebihi ambang batas ataupun tubuh manusia terkena getaran tertentu secara berulang-ulang dalam waktu yang lama akan menimbulkan berbagai dampak negatif. Getaran yang mengenai tubuh dapat bersumber dari permukaan yang bergetar salah satunya alat transportasi.

Acuan ketahanan manusia terhadap getaran pada ISO 2631-1 (tahun 1997) yaitu mendefinisikan standar yang mendefinisikan ambang batas getaran manusia , ISO 8041 (tahun 2005) yaitu mendefinisikan prosedur yang tepat untuk pengukuran dan ISO 2631-5 (tahun 2005) yaitu mendefinisikan perhitungan respon tulang belakang terhadap getaran.

Karena pentingnya pengukuran getaran pada manusia, haruslah pada kendaraan diukur Human Vibration Analysis.

 

 

 

Component testing

 
Pada berkendaraan umum harus juga mengukur dan memonitoring bagaimana kinerja dari mesin-mesin yang ada di kendaraan. Kami dapat memonitoring dan mengukur kinerja dari mesin-mesin yang ada pada kendaraan secara real time pada saat kendaraan tersebut berjalan.

 

Power & Energy Monitoring System

 

Saat ini, isu global warming akibat penggunaan energi fosil semakin marak dan semua orang berpikir bagaimana cara untuk mengoptimalkan sumber dan penggunaan energi. Untuk optimasi penggunaan energi yang lebih baik, kita harus mengetahui perilaku konsumsi energi, karena itu diperlukan monitoring system untuk melihat optimasi penggunaan energi.

 

 

Power Plant

Monitoring System

Proses pembangkitan tenaga listrik adalah proses konversi tenaga primer (bahan bakar atau potensi tenaga air) menjadi tenaga mekanik sebagai penggerak generator listrik dan selanjutnya generator listrik menghasilkan tenaga listrik. Mesin penggerak generator melakukan konversi tenaga primer menjadi tenaga mekanik penggerak generator. Proses konversi tenaga primer menjadi tenaga mekanik menimbulkan produk sampingan berupa limbah dan kebisingan yang perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan masalah lingkungan. Dari segi ekonomi teknik, komponen biaya penyediaan tenaga listrik terbesar adalah biaya pembangkitan, khususnya biaya bahan bakar. Dan yang paling penting adalah keandalan pembangkit tersebut, apakah efisiensi dari pembangkit tersebut baik. Oleh sebab itu, diperlukan suatu monitoring system untuk memonitoring penggunaan energi dan listrik yang dihasilkan dari kegiatan pembangkitan tenaga listrik.

 

 

Hydro Power Plant (PLTA)

Monitoring System


Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang dibangkitkan ini biasa disebut sebagai hidroelektrik. Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah generator yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air.

 

Ketinggian dari air yang jatuh dari dam dan flow yang dihasilkan oleh air akan sangat menentukan sekali kinerja dari PLTA. Selain itu ada banyak rugi-rugi lain yang dihasilkan dari PLTA seperti rugi-rugi mekanik, rugi-rugi elektrik, rugi-rugi pada reservoir. Oleh karena itu, dapat dilakukan sistem monitoring untuk mengoptimalkan sumber dan penggunaan energi.
Selain PLTA sendiri, turunan dari PLTA seperti pembangkit listrik tenaga mini hidro, pembangkit listrik tenaga mikro hidro pasti memiliki permasalahan yang sama.

 

 

Steam Power Plant (PLTU)
Monitoring System
PLTU adalah pembangkit tenaga listrik yang mempergun akan energi kinetik uap untuk menggerakan turbin yang kemudian dikopel dengan poros generator sehingga menghasilkan energi listrik. Optimasi penggunaan steam merupakan salah satu faktor utama penentu efisiensi dari PLTU, selain itu rugi-rugi mekanik dan elektrik pada komponen-komponen utama PLTU seperti boiler, turbin, kondensor, pompa, dll merupakan

 

fFaktor-faktor yang harus dimonitoring untuk mengoptimalkan penggunaan energi yang dipakai. Contoh monitoring yang bisa dilakukan meliputi :

Tekanan, temperature dan flow yang keluar masuk komponen-komponen utama PLTU Shaft & bore alignment turbin dengan generator Vibrasi untuk mendeteksi patahnya blede turbin Kevakuman pada turbin Kevakuman dari main ejector dan air ejector (pembuat vakum pada kondensor) Level air pendingin Level air masuk Level bahan bakar Kualitas uap Dan masih banyak lagi pengukuran yang dapat dimonitoring secara online

 

 

 

 

Gas Power Plant (PLTG)
Monitoring System


PLTG adalah pembangkit tenaga listrik yang mempergunakan energi kinetik gas untuk menggerakan turbin yang kemudian dikopel dengan poros generator sehingga menghasilkan energi listrik. Optimasi penggunaan gas merupakan salah satu faktor utama penentu efisiensi dari PLTG, selain itu rugi-rugi pada komponen-komponen utama PLTG seperti turbin, kondensor, pompa, dll merupakan faktor-faktor yang harus dimonitoring untuk mengoptimalkan penggunaan energi yang dipakai.

 

 

 

Steam Gas Power Plant (PLTGU)
Monitoring System

PLTGU adalah pembangkit tenaga listrik yang mempergunakan energi kinetik gas untuk menggerakan turbin yang kemudian dikopel dengan poros generator sehingga menghasilkan energi listrik. Kemudian sisa dari gas memutar turbin tersebut digunakan untuk memanaskan air boiler boiler yang menghasilkan steam kemudian memutar turbin kembali, silus ini digunakan untuk memperbesar energi listrik yang dihasilkan. Optimasi penggunaan gas dan steam merupakan salah satu faktor utama penentu efisiensi dari PLTGU, selain itu rugi-rugi pada komponen-komponen utama PLTGU seperti boiler, turbin, kondensor, pompa, dll merupakan faktor-faktor yang harus dimonitoring untuk mengoptimalkan penggunaan energi yang dipakai.

Pada pembangkit listrik tenaga diesel menggunakan mesin diesel sebagai sumber  energi mekanis untuk menggerakkan generator. Mesin diesel merupakan jenis motor bakar yang penyalaannya dilakukan dengan cara menginjeksikan bahan bakar kedalam silinder. Bahan bakar yang halus tersbut ketika diinjeksikan akan bercampur dengan udara yang ada pada silinder sehingga dalam suhu dan tekanan pada silinder akan meningkat yang akhirnya dapat menghasilkan energi mekanis yang dikopel dengan generator. Siklus pada PLTD sendiri menggunakan Siklus Otto.
Biasanya PLTD digunakan sebagai unit pembangkit cadangan (stand by plant) yang akan digunakan ketika main plant mengalami gangguan.




Produk Terkait dengan artikel Monitoring Online


 


NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)