• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • 0816 1740 8927
    0812 1470 6170
    0888 6129 511
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914
    0878 7867 0721
  • 0813 1066 1358
    0852 1117 4591
    0813 8742 8586

Ban Cacing Tidak Lulus Uji Hardness Tester!

Kamis, 16 Agustus 2018

Jumlah korban kecelakaan saat ini banyak didominasi oleh kalangan usia remaja. Ini tak lain karena kesadaran berlalu lintas, anak-anak remaja sangat rendah sekali. Bahkan tak sedikit ugal-ugalan saat berkendara. Selain berkendara secara ugal-ugalan para remaja sedikit mengabaikan kelengkapan kendaraan bermotornya. Seperti halnya memodifikasi ban pada sepeda motor dengan ban kecil atau ban cacing sehingga tak lain untuk dikendarai di jalan raya.

 

Ban cacing atau ban kecil ini ramai dipakai oleh kalangan remaja dengan alasan lebih modis dan gaul, disamping itu harga ban cacing lebih murah daripada ban standar pada umumnya. Mereka lupa bahwa ban cacing yang bentuknya kecil ini justru lebih beresiko kecelakaan yang fatal. Beban yang tak seimbang antara body motor yang ditopang oleh ban kecil bisa menyebabkan patah velg, tergelincir atau hilang kendali. Tak jarang informasi dan himbauan ini juga disampaikan oleh pihak polisi lalu lintas demi keselamatan pengendara bermotor.

 

Kita seharusnya menjadi konsumen yang cerdas dengan memikirkan dampak yang akan timbul dari pembelian ban. Ban yang telah distandarkan tentunya telah melewati tahap Uji Rubber dengan berbagai macam peralatan salah satunya Hardness Tester. Kualitas dan ketebalan rubber ban pun dibuat berbeda-beda sesuai dengan besarnya body yang ditopang dan jenis medan yang dilewatinya sehingga ban yang telah lulus uji aman untuk digunakan.

 

Rubber hardness test dilakukan pada ban umumnya ketika proses produksi sebelum dipasarkan. Namun dewasa ini hardness tester juga  banyak dimiliki oleh para konsumen yang tidak puas dengan kualitas ban sebelum menguji sendiri. Karena memang selain untuk ban hardness tester tersebut dapat digunakan untuk pengujian benda lainnya.

 

Hal ini merupakan salah satu terpenting untuk dihimbau berulang-ulang kepada para pengguna sepeda motor. Bahwa para pelaku industri kendaraan bermotor telah menciptakan kendaraan tersebut sedemikian rupa setelah melakukan pengujian-pengujian dan pemilihan bahan terbaik demi kenyamanan dan tentunya keselamatan para penggunanya. Jangan karena dalih ego dan mengikuti zaman tetapi malah keselamatan nyawa menjadi taruhannya.

 

(fiq/thc2014)





NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)