• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • 0816 1740 8927
    0812 1470 6170
    0888 6129 511
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914
    0878 7867 0721
  • 0813 1066 1358
    0852 1117 4591
    0813 8742 8586

60% Komponen Pesawat N219 Buatan Dalam Negeri Dan Lulus Uji UTM

Rabu, 18 Juli 2018

Bandung -Pesawat N219 disebut-sebut bakal menjadi kebangkitan industri pesawat terbang dalam negeri. Ide, model, dan desain pesawat ini dirancang oleh putra-putra bangsa. Begitu juga dengan komponennya yang 60% buatan dalam negeri.

 

"Jumlah part N219 mencapai 5 ribu part kecil. Sekitar 60 persennya lokal," ujar Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Budi Santoso dalam acara nota kesepahaman PTDI dan LAPAN, serta First Cutting Detail Part Manufacturing N219 di Bandung, Selasa (9/9/2014).

 

Namun untuk mesin, N219 masih mengimpor. Budi mengatakan, N219 dibuat dengan konsep yang sederhana. "Kami mencoba membuat pesawat yang permesinannya sederhana. Karena kami ingin biaya produksi yang murah. Namun kita bisa mendapatkan keuntungan untuk pengembangan program lainnya," katanya.

 

Dalam pembuatan komponen, Budi mengingatkan tim produksi untuk serius. "Pengalaman saya dulu, kalau gagal, part dibuang ke tempat sampah. Kami ingin mekanik bisa meyakinkan supaya komposisi komponen sudah betul. Yang produksi juga jangan stres," minta Budi.

 

Direktur Teknologi PTDI Andi Alisyahbana mencontohkan, komponan kaca pesawat yang biasanya diimpor, bakal dicoba untuk menggunakan barang dalam negeri. "Kaca yang biasanya impor, kali ini kita akan ajak industri kaca dalam negeri," katanya.

 

Tidak menutup kemungkinan pesawat yang diciptakan oleh putra bangsa ini mendunia walaupun lebih dari setengah komponen dari bahan pesawat tersebut dibuat dalam negeri. Tentunya bahan baku dan material ini telah melewati berbagai jenis pengujian agar komponenya sempurna seperti yang telah dituturkan oleh Direkur PTDI, Budi Santoso.

 

Alat yang digunakan untuk pengujian komponen dan bahan baku ini salah satunya adalah Universal Testing Machine atau UTM. Universal Testing Machine merupakan sebuah mesin pengujian untuk  menguji tegangan tarik dan kekuatan tekan bahan atau material. UTM, biasanya juga dikenal sebagai Universal Tester, Materials Testing Machine atau Materials Test  Frame. Mesin pengujian ini telah terbukti bahwa ia dapat melakukan tarik banyak standar dan tes kompresi pada bahan, komponen, dan struktur. Dengan demikian komponen dan bahan baku yang dipakai untuk pesawat N219 ini berstandar internasional dan memiliki kualitas dan daya saing tinggi.

 

Kita berharap di masa mendatang produk unggulan yang dipakai oleh rakyat Indonesia merupakan karya Putera Bangsa. Dengan begitu perekonomian Indonesia menjadi lebih baik bahkan lebih jauh Indonesia akan dilirik oleh berbagai negara lain sebagai rekomendasi produk baik di sektor teknologi maupun yang lainnya.





NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)