• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6771
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914
  • 0813 1066 1358
    0812 9595 7914
    0813 8742 8586

Cara Menggunakan Laser Distance Meter

Selasa, 22 Mei 2018

Jarak adalah angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda berubah posisi melalui suatu lintasan tertentu. Dalam fisika atau dalam pengertian sehari-hari, jarak dapat berupa estimasi jarak fisik dari dua buah posisi berdasarkan kriteria tertentu (misalnya jarak tempuh antara Jakarta-Bandung).

 

Alat ukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian tersebut. Seluruh alat pengukur dapat terkena kesalahan peralatan yang bervariasi. Bidang ilmu yang mempelajari cara-cara pengukuran dinamakan metrologi. jadi dapat disimpulkan bahwa alat pengukur jarak adalah alat yang digunakan untuk mengukur seberapa jauh suatu benda. Banyak sekali kategori alat ukur, dari penggaris sampai alat alat ukur berat lainnya. namun, apakah ada alat ukur untuk mengukur jarak yang jauh ?. Di era sekarang, sudah ada teknologi canggih yang digunakan untuk mengukur jarak dengan menggunakan laser. seperti apa alatnya? dan apakah namanya ?

 

Laser Distance Meters lah nama alatnya, Laser Distance meters adalah alat yang berfungsi untuk mengukur jarak tertentu menggunakan laser yaitu hanya dengan mengarahkan laser ke batas jarak yang ingin diukur, alat ini dapat menunjukan dengan cepat hasil dari pengukuran jarak dari suatu objek ke objek lainnya.

 

Dalam pembelian laser distance meter perlu dilihat dari kebutuhan anda dimana laser meter berfungsi mengukur jarak, jadi anda perlu memperhitungkan berapa minimal jarak yang akan anda ukur. jarak ukur dari laser meter sangat fariatif dari 0~50M sampai 250M bahkan ada yang lebih. dan untuk menunjang kebutuhan anda, anda perlu pencarian laser meter dengan fitur-fitur yang mempermudah anda dalam pengukuran dan dalam perawatannya. Seperti halnya dapat terhubung dengan smartphone dan tehan air serta debu.

 

Alat ini paling sering digunakan dalam industri, terutama industri yang berkaitan dengan kontruksi. tak usah ditanya keunggulan laser distance meter, alat ini dapat mengukur dengan akurat dari suatu objek ke objek lain. selain kemudahan dalam menggunakannya alat ini juga memiliki tingkat akurasi yang tinggi. alat ini juga dapat menyimpan hasil pengukuran jraka. jadi sangat praktis dan efektif.

 

Manfaat Dalam Penggunaan Distance Laser meter :

1. Mengurangi waktu pengukuran: pengukuran Instan dengan sentuhan tombol.
2. Cepat mengukur jarak jauh: Ukur hingga 100 m (330 ft), lebih mudah, dan lebih akurat daripada dengan pita pengukur.
3. Meningkatkan mengukur akurasi: Dapatkan akurasi hingga 1,5 mm (1/16 in), menghilangkan dugaan apapun.
4. Satu orang mengukur: Dengan laser, tidak ada kebutuhan untuk kedua orang.
5. Operasi satu tangan: alat ukur Laser mudah dioperasikan dengan satu tangan.
6. Memperoleh pengukuran yang sulit: Mudah mengukur di dalam langit-langit palsu.
7. Tentukan ukuran luas dan volume: Otomatis perhitungan daerah (rekaman persegi) dan volume, dengan sentuhan tombol.
8. Keselamatan: Sebuah alat pengukur laser yang memungkinkan Anda untuk mengukur area yang mungkin tidak dapat dengan aman mengakses.

 

Kegunaan/Fungsi :
a. Mengukur tidak secara langsung menggunakan tilt sensor terintegrasi, seseorang bisa dengan cepat & mudah mengukur kemiringan hingga ± 45 ° apalagi kecenderungan diatas tanah. hal ini sangat bermanfaat ketika memastikan kemiringan atap.
b. Mengukur jarak horizontal dan selebihnya ketika objek tidak dapat ditargetkan dengan langsung, pagar atau dinding yang berdiri di garis pandang akan sangat bermanfaat ketika pengukuran.
c. Mengukur sudut & fungsi stake out.
d. Lion battery menghindari dari penggantian battery dengan teratur
e. mengukur jarak seseorang, lokasi serta luas dengan pas kurun waktu sekejap serta alat perkiraan untuk mengukur jarak jauh dan juga tempat yang sulit dijangkau.

 

Laser Distance Meter 40D

 

Cara Menggunakan/Mengukur :

Langkah pertama, pasang baterai 9 volt. Setelah itu, tekan tombol on, meteran elektronik pun siap digunakan. Alat ini bisa mengukur jarak sekitar 0,45 cm hingga 18 meter.
Tentukan bidang sasaran tembak. Ini dibutuhkan karena sasaran tembak itulah yang nantinya dapat menangkap sinar laser. Sinar laser kemudian dapat memantulkan radiasi ke meteran elektronik. Dari situ, meteran elektronik akan membaca panjang-lebar bidang yang diukur.

 

Gunakan meteran elektronik di dalam ruangan. Ketika di luar ruangan, meteran tersebut kurang bekerja maksimal akibat dari sinar matahari yang mengganggu hasil baca alat itu.
Jangan menggunakan kaca sebagai bidang sasaran tembak. karena, kaca dapat ditembus sinar laser sehingga radiasi pantulan tidak akan memantul. Gunakan benda yang tak tembus sinar laser seperti dinding, kayu, besi, dan lain-lain.
Jika digunakan tepat dan benar, akurasi meteran digital terbilang tinggi. Dari 1 m jarak yang diukur, yang tak tepat kemungkinan hanya 0,05 mm—kemungkinan ketidaktepatan ini pun juga sangat minim.


Perhatikan daya baterei meteran digital. Bila daya tersebut berkurang, hasil pengukuran tak akurat.
Perhatikan kelurusan garis saat pengukuran dilakukan. Meteran digital dilengkapi dengan fitur waterpas. Bila pengukuran ternyata miring, waterpas akan menuntun pengguna agar pengukuran itu lurus. Setelah posisi benar-benar lurus, lakukan lagi penembakan.
Jangan banyak bergerak ketika mengukur.
Saat mengukur, upayakan agar sensor alat pembaca tiada terhalang benda apapun.

 

Tingkat Ketelitian :
Tingkat ketelitian Meteran Laser Digital ± 1,5mm.

 

Cara Membaca Skala dan Hasil :

Langkah pertama yaitu dengan menekan tombol on pada meteran laser.
Langkah kedua yaitu tentukan dulu bidang atau sasaran tembak objek yang akan di ukur. Hal ini dibutuhkan karena sasaran tembak atau objek tersebut yang dapat menangkap sinar laser. Sinar laser tersebut kemudian akan memantulkan radiasi ke alat meteran laser. Dari situ, meteran laser dapat membaca panjang dan juga lebar pada bidang yang diukur tersebut.

 

Bagian-bagian :

Laser.
Display.
Measure button.
Area and volume measurement.
Front and rear edge switch.
Spirit bubble guarantee better accurarcy / Waterpass.
LCD backlight display.
Pytagoras/Indirect measurement.
Data clear & power off button.

Cara Kalibrasi :
alat ini telah terkalibrasi dengan otomatis.

 

Nama Lain :
Distance Meter Laser.

 

Jenis-jenis :

Digital Distance Meter Laser.
Fluke Distance Meter Laser.

 

Cara Merawat :

Perawatan Meteran Laser Digital sangat mudah. Jika sedang tidak digunakan, keluarkan baterei dari alat. Sehingga, kebocoran baterai terhindar.
Bersihkan Meteran Laser Digital dengan kain kering, terutama pada bagian depan sensor pembaca.
Simpan Meteran Laser Digital di tempat kering. Usahakan jangan terkena sinar matahari secara langsung.
Hindarkan Meteran Laser Digital dari jangkauan anak-anak. Sinar laser alat tersebut dapat melukai mata.

Skala Utama/Skala Nonius :
Skala utama pada Meteran Laser Digital ± (0.5%+5).

 





NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)