• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6771
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914
  • 0813 1066 1358
    0812 9595 7914
    0813 8742 8586

Gas Detector CA 895

 

Detect gas
In a compact casing protected by a shockproof sheath, the Physics Line C.A 895 CO-gas detector detects and measures this gas.



Spesification

  • Measurement range: from 0 to 100ppm
  • 2 measurement modes: “normal” for detection of CO / “average” source for precise measurement
  • “beeper” indication of possible risk (CO concentration bearable by people)
  • Accuracy: ±5 ppm ±5% of reading
  • Memorising of maximum value
  • Hold function
  • 3 1/2-digit display (2,000 counts)
  • Dimensions: 237x60.5x38mm - weight: 190g

Inquiry

Name :
Company :
Address :
Email :
Handphone :
Subject :
Product Name :
Product Type :
Message :
   

Video

Tidak ada video untuk produk ini

Testimoni


Artikel Terkait dengan Produk Gas Detector CA 895


NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)