• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6771
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914
  • 0813 1066 1358
    0812 9595 7914

OX 803B

 

Karena 80% dari sinyal periodik, mode tampilan analog masih referensi. Osiloskop analog OX 803B menawarkan berkualitas tinggi merencanakan dan kontras. Hal ini terutama berlaku dalam terang kemampuan memicu alternatif nya yang memungkinkan tampilan yang stabil dalam segala situasi. The OX 803B adalah instrumen dasar yang ideal.


Feature

  • Bandwidth 40MHz
  • 2 saluran
  • Sensitivitas 1mV/div. ke 20V/div.
  • Fungsi: CH1, CH2, ALT, CHOP, ADD,-CH2, XY dan,
  • KOMPONEN UJI fungsi
  • Tersedia sebagai pilihan antarmuka RS232
    IEC 61010-1, Kelas 1, Cat.II, 400V keselamatan

Inquiry

Name :
Company :
Address :
Email :
Handphone :
Subject :
Product Name :
Product Type :
Message :
   

Video

Tidak ada video untuk produk ini

Testimoni

Download PDF


Artikel Terkait dengan Produk OX 803B


NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)