• sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6771
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914
  • 0813 1066 1358
    0812 9595 7914

optoNCDT 2220

 

Sensor laser optoNCDT 2220 menyediakan 20 kHz lengkap mengukur denyut untuk semua rentang pengukuran dan dalam setiap situasi. Model kinerja tinggi cocok untuk proses cepat dan kondisi sulit


Feature

  • Absolute high-performance model
  • Excellent linearity
  • Fastest compensation for changing surfaces

Spesification

Measuring ranges (mm) 2 | 10 | 20 | 50 | 100 | 200
Linearity max 1µm
Resolution max 0.03µm
measuring rate across all measuring ranges 20kHz

Inquiry

Name :
Company :
Address :
Email :
Handphone :
Subject :
Product Name :
Product Type :
Message :
   

Video

Tidak ada video untuk produk ini

Testimoni

Download PDF


Artikel Terkait dengan Produk optoNCDT 2220


NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)