• 021 8690 6777
    021 8690 6771_
  • 0816 1740 8927
    0817 6700 726
  • Pin: 2856BC08
    New PIN : 5A357BF9
  • 0816 1740 8925
    0812 8006 9024
    0812 9595 7914

  • 0813 1066 1358

  • sales@alatuji.com

     


 

Shore Hardness Tester ( Durometer )

 

TH_210.jpgShore Hardness Tester merupakan salah satu instrumen yang dirancang untuk mengukur kekerasan pada material yang diuji. Kekerasan yang diujikan didefinisikan sebagai resistensi bahan untuk identasi permanen. Merujuk pada pengukuran dan instrumen itu sendiri, perangkat pengujian ini biasanya juga disebut durometer.

 

Seperti banyaknya pengujian kekerasan material lainnya, shore hardness tester atau yang biasa disebut dengan durometer ini mengukur kedalaman lekukan dalam materi yang diciptakan oleh sebuah kekuatan yang diberikan pada kaki presser standar. Material yang diujikan dengan durometer adalah polimer, elastomer, karet dan lain-lain.

 

Berikut ini produk Shore Hardness Tester yang  tersedia di alatuji.com, untuk keterangan lebih lengkap silahkan klik pada produk berikut, untuk lebih detail dan lengkap silahkan anda menghubungi bagian pemasaran kami di sales@alatuji.com

 

NEWSLETTER

 
 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)