Heat Seal
  • sales@alatuji.com

     

  • 021 8690 6777
    021 8690 6770
  • 0812 9595 7914 (Mr. Parmin)

Penyegelan Produk Makanan dengan Heat Seal

Kamis, 5 Februari 2026

Kemasan merupakan tempat atau wadah yang digunakan untuk menyimpan sebuah makanan agar tahan lama dan tidak terkena udara langsung. Penyimpanan kemasan ini sangatlah penting untuk menghindari makanan terkena kontak langsung dengan material di luar makanan tersebut.


Untuk penyegelan kemasan makanan tentunya dibutuhkan mesin sesuai dengan kebutuhan dari industri tersebut. Salah satu yang biasa digunakan adalah heat seal tetapi kebanyakan orang belum paham mengenai heat seal.


Heat seal merupakan mesin yang digunakan untuk menyegel produk, kemasan, dan bahan termoplastik lain menggunakan panas dari mesin tersebut. Hal ini dapat dengan monolayers termoplastik yang sama atau dengan bahan yang memiliki beberapa lapisan, setidaknya menjadi satu termoplastik. Penyegelan panas dapat bergabung dengan dua bahan yang mirip atau dapat bergabung bahan berbeda, salah satunya memiliki lapisan termoplastik.


 

Jenis-Jenis Heat Seal


  • Hot bar sealer merupakan sebuah mesin dengan pemanasan perkakas yang dijaga pada suhu konstan. Mereka menggunakan satu atau dua bar yang dipanaskan menghubungi bahan untuk memanaskan antarmuka dan membentuk sebuah ikatan. The bar memiliki berbagai konfigurasi dan dapat ditutup dengan lapisan rilis.
  • Continous Heat Sealer (juga dikenal sebagai Heat Sealer Band Type) adalah sebuah mesin dengan menggunakan sabuk bergerak lebih elemen pemanas.
  • Impulse Heat Sealer memiliki pemanas elemen (satu atau dua) dari nichrome ditempatkan antara karet sintetis tangguh dan permukaan rilis film atau kain. Elemen pemanas tidak terus menerus dipanaskan, panas yang dihasilkan arus mengalir hanya jika. Ketika bahan-bahan yang ditempatkan di sealer panas, mereka ditahan oleh tekanan. Arus listrik memanaskan elemen pemanas untuk waktu yang ditentukan untuk menciptakan suhu yang diperlukan. Jaws memegang materi di tempat setelah panas dihentikan, terkadang dengan air pendingin: ini memungkinkan material untuk sekering sebelum stres dapat diterapkan.
  • Hot Melt Adhesive dapat diterapkan dalam strip atau manik-manik pada titik bergabung. Hal ini juga dapat diterapkan pada salah satu permukaan selama langkah manufaktur sebelumnya dan diaktifkan untuk ikatan.
  • Hot Wire Sealing melibatkan kawat dipanaskan yang baik memotong permukaan dan menggabungkannya dengan tepi manik cair. Hal ini tidak biasanya digunakan ketika sifat penghalang sangat penting.
  • Induction sealing adalah jenis non-kontak dari penyegelan digunakan untuk segel bagian dalam tutup botol.
  • Ultrasonic welding menggunakan getaran frekuensi tinggi akustik ultrasonik untuk benda kerja yang diadakan bersama di bawah tekanan untuk membuat sebuah las.


Suatu jenis heat seal juga digunakan untuk mengumpulkan panel sisi plastik untuk ringan bangunan pertanian seperti rumah kaca dan gudang. Versi ini dipandu sepanjang lantai dengan empat roda.





NEWSLETTER

 

TESTIMONIALS

B2TKS

B2TKS
Sangat jarang perusahaan seperti ini di Indonesia!  Mereka terus-menerus mengikuti perkembangan inovasi engineering test & measurement, “nyambung” berdiskusi teknis dan berpengalaman, memiliki visi pengembangan teknologi pengukuran, pengujian, inspeksi dan monitoring.(Dr.-Ing. Ir. May Isnan - NDT Specialist B2TKS-BPPT)

Chevron

Chevron
Tim kerja Alat Uji dapat diandalkan. Sangat bagus dalam implementasi di lapangan. Secara umum kami puas dengan services nya!(Andre - HSE Chevron)

BPPT

BPPT
Saya baru sekali ini bertemu perusahaan engineering yang eksis seperti ini di Indonesia.  Sangat terbantu dengan solusi yang diberikan, sangat memuaskan!(Muksin Saleh, ST., MT - Fuel Conversion and Pollution Control Specialist, B2TE - BPPT)

BALITBANG

BALITBANG
Sistem monitoring yang disuplai oleh Alat Uji adalah yang tertinggi ratingnya sampai dengan saat ini dibandingkan sistem lain yang pernah kami miliki, Dengan sistem monitoring dari Alat Uji, Pengujian kami jadi lebih terkontrol karena ada visualisasi di sistemnya. (Gatot Sukmara - Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pekerjaan Umum)

 
Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji Alat Uji